EkonomiNasionalTak Berkategori

Program Dana Desa Jokowi Dipuji Bank Dunia

DENPASAR, SENAYANPOST.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, program dana desa yang digulirkan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur berdampak pada berkurangnya masalah stunting pertumbuhan kerdil. Melalui serangkaian pembangunan fasilitas umum, kualitas hidup masyarakat pedesaan jadi lebih baik.

“Dana desa sudah banyak membangun infrastruktur yang begitu besar yang sebenarnya itu bisa mengurangi stunting. Seperti sarana air bersih yang sudah puluhan ribu unit, MCK yang sudah seratusan ribu unit, PAUD, Polindes, Posyandu, drainase dan lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan mengurangi stunting,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (6/7/2018).

Itu disampaikan Eko saat mendampingi kunjungan Presiden World Bank atau Bank Dunia Jim Yong Kim ke sejumlah lokasi di Bali, Kamis (5/7/2018).

Selain Mendes PDTT, dalam kunjungan itu Kim juga didampingi oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Presiden Bank Dunia itu pun salut dengan keberhasilan Indonesia yang berada pada kondisi yang baik dalam menangani permasalahan stunting.

“Saya kagum dengan upaya yang dilakukan dalam upaya mengatasi masalah stunting ini,” ungkap Kim.

Sementara itu, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa kunjungan ini terkait persiapan Pertemuan IMF World Bank dan melihat perkembangan masalah program stunting atau kekurangan gizi di Indonesia.

“Stunting itu masalah demografis yang berkualitas. Jangan sampai terjadi stunting generation di Indonesia. Jadi, pimpinan Bank Dunia sangat perhatian mengenai hal itu (stunting),” kata Luhut.

Di sisi lain, Mendes PDTT sendiri mengatakan bahwa pihaknya telah mengarahkan dana desa untuk empat program prioritas yang salah satunya adalah pembangunan embung. Dalam setiap pembangunan embung diberikan bibit ikan yang merupakan sumber protein hewani yang juga dapat berdampak pada pengurangan stunting.

Ia mengutip data dari Kementerian Kesehatan, jumlah stunting telah mengalami pengurangan 10 persen selama tiga tahun terakhir. Penurunan tersebut, kata Eko, disebabkan karena semangat kepala desa yang terus membangun infrastruktur yang dapat mengurangi potensi stunting.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close