Politik

Prof Laica: KPU Tak Boleh Buat Keputusan yang Rugikan PKPI

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Guru besar ahli Ilmu Aministrasi Negara Prof Dr Laica Marzuki berpendapat Komisi Pemiilihan Unum (KPU) seharusnya tidak mengeluarkan paraturan yang berlaku surut apalagi merugikan partai tertentu yang sebelumnya sidah dinyatakan lolos verifikasi.

Hal itu disampaikan Prof Laica ketika didengar keterangannya sebagai ahli dalam sidang gugatan Partai Keadilan dan Persatuan (PKPI) di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, Senin (26/3/2018).

PKPI menggugat Keputusan KPU yang menyatakan partai yang diketuai AM Hendropriyono itu tidak lolos dalam verifikasi faktual sebagai peserta Pemilu 2019.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dr Nasrifal, Prof Laica menyatalan prnghormatannya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, namun yang harus diingat putusan itu tidak berlaku surut (retroaktif). Selain itu, lanjut mantan hakim MK itu, menurut Asas Umum Pemerintahan yang Baik, keputusan KPU tidak boleh merugikan pihak tertentu, dalam hal ini PKPI.

“KPU harus memperhatikan bahwa sesuai konstitusi demokrasi itu di tangan rakyat. Janganlah KPU malah menghilangkan hak demokrasi yang diperjiangkan partai politik,” lanjut Prof Laica yang pernah belajar ilmu hukum di Universitas Leiden, Belanda itu.

Prof Dr Laica Marzuki bersama Ketua Umum PKPI Prof Dr Hendropriyono dan Sekjen PKPI Imam Anshori Saleh di PTUN, Jakarta, Senin

Selain Prof Laica PKPI juga menghadirkam ahli hukum tata negara Dr Margarito Kamis dan dua ahli IT. Dihadirkan juga 19 saksi fakta yang merupakan pengurus PKPI dari berbagai daerah. Mereka umumnya memberikan kesaksian bahwa sejumlah KPUD di daerah tidak melakukan verifikasi sesuai ketentuan.

Sidang disaksikan langsung Ketua Umun PKPI AM Hendropriyono, Sekjen Imam.Anshori Saleh, dan sejumlah penguruus dari Dewan Pimpinan Nasional maupun daerah.

Kuasa Hukum PKPI terdiri atas Handrawaan, Meita Roseyani, Ade Putra Rusli, dan M Nasir. Sedangkan dari KPU.diwakili kuasa hukum Ali Nurdin dan Robikin Emhas.

KOMENTAR
Tags
Show More

One Comment

  1. Nah mestinya pendapat Prof Lauca ini menjadi pedoman KPU dan Bawaslu, bukan malah secara bersama sama menjatuhkan PKPI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close