Lintas Daerah

Produksi Madu Hutan Bengkulu Capai 1,5 Ton

BENGKULU, SENAYANPOST.com – Provinsi Bengkulu menyimpan kekayaan sumber daya hutan yang melimpah, salah satunya madu hutan jenis Apis Dorsata dengan angka produksi 1,5 ton per tahun, dengan distribusi mayoritas dikirim ke Provinsi Lampung dan selebihnya ke daerah lain.

“Produksi madu hutan di Provinsi Bengkulu mencapai 1,5 ton per tahun,” ujar peneliti Universitas Bengkulu, Rustama Saepudin, di Bengkulu, Selasa (20/11/2018).

Ia mengatakan, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu, madu hutan memiliki pangsa pasar yang luas dan prospek ekonomi menjanjikan, sehingga berpotensi menciptakan peluang usaha baru.

“Harga madu lebah hutan bergantung kualitas dengan kisaran Rp50.000-Rp100.000 per kilogram. Saat ini, distribusi madu lebah hutan Bengkulu mayoritas dikirim ke Lampung,” ujarnya.

Ukuran fisik lebah hutan lebih besar bila dibanding lebah madu lainnya di daratan Asia. Jika madunya banyak maka sarang lebah hutan akan berbentuk seperti huruf W.

Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu, luas hutan saat ini mencapai 924 ribu hektare yang terbagi ke dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), cagar alam dan taman wisata alam.

Menurutnya, lebah hutan dapat menjadi tolak ukur untuk menilai kualitas dan mutu lingkungan. Apabila lebah ini menetap lebih lama di suatu kawasan maka ekosistem hutan tersebut masih asri. Sarang lebah hutan biasanya menggantung didahan-dahan pohon setinggi 40 hingga 60 meter. Rasa dan warna madunya sangat dipengaruhi jenis tanaman yang sedang berbunga.

“Saat ini, kami sedang mengembangkan teknik agar lebah hutan bersarang di dahan-dahan pendek sekitar 2-4 meter. Selain itu, masyarakat juga dilibatkan terkait pengemasan produk agar dapat menarik minat konsumen,” tuturnya.

Untuk itu, ia berharap baik pemerintah, pengusaha, maupun masyarakat agar dapat menjaga kelestarian hutan yang menjadi habitat Apis Dorsata tersebut. “Lebah hutan memberikan manfaat sebagai sumber nutrisi, energi dan konservasi lingkungan. Karena itu, kelestarian hutan harus dijaga agar populasi lebah ini tidak punah,” pungkasnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close