Internasional

Pria Singapura Tuntut Selingkuhannya Kembalikan Uang Rp20 M

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pria beristri di Singapura ini menjadi viral di media setempat karena menuntut selingkurannya mengembalikan uang sebesar Rp 20 miliar. Buntutnya pasangan kekasih gelap ini harus menanggung malu karena kasusnya dibawa ke pengadilan.

DIlansir The Straits Times, persidangan kasus perselisihan antara mantan pasangan selingkuh ini digelar pada Rabu (21/8/2019) lalu.

Semua ini berawal dari hubungan gelap antara pria bernama Toh Eng Tiah dengan Angelina Jiang asal Singapura. Keduanya berselingkuh setelah Toh Eng Tiah melihat iklan Angelina di surat kabar.

Kala itu Angelina mengiklankan salah satu propertinya untuk dijual. Hubungan rumit pun mulai terajut. Toh Eng Tiah dan Angelina resmi menjadi pasangan selingkuh pada Desember 2016.

Kala itu Angelina sudah tahu jika Toh Eng Tiah adalah pria beristri tapi keduanya sudah terlanjur dimabuk asmara. bahkan Toh Eng Tiah meminjamkannya uang sebesar Rp 20 miliar pada Angelina untuk membeli ruko.

Keduanya pun berhubungan badan pasca menandatangai perjanjian pinjaman Rp 20 miliar itu. Menurut Angelina, setelah itu Toh merobek surat perjanjian itu dan membebaskan dirinya dari kewajiban cicilan.

Kurang dari sebulan, Toh melamar kekasih gelapnya dan janji akan membelikan rumah dan mendukung keluarga barunya ini secara finansial.

Menurut Angelina, Toh juga ngaku menderita kanker perut. Pria ini berkata seolah-olah menjalani kehidupan ini itu adalah hari terakhir hidupnya.

“Dia ingin hidup bahagia dengan saya, saya adalah wanita di dalam hatinya,” kata wanita 33 tahun ini.

Pengacara Toh Eng Tiah, Anthony Lee, menyangkalnya dan menuduh Angelina Jiang berbohong. Pengacara Toh memang mengakui kliennya sakit pada saat itu dan Toh memberikan pinjaman pada Angelina sebesar Rp 20 miliar.

Uang tersebut diberikan selama periode Desember 2016 hingga Maret 2017. Angelina berdalih dan berkata uang itu adalah hadiah. Hingga kini proses hukum antara pasangan selingkuh ini masih berlanjut.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close