Breaking NewsEkonomi

Prestasi Gemilang BJ Habibie, Pulihkan Rupiah dari Rp15.000 ke Rp6.500

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden RI ke-3 BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada usia 83 tahun. BJ Habibie merupakan seorang insinyur yang berhasil membuat pesawat terbang yang diakui dunia.

Selain itu, keahlian teknologinya itu membuatnya dekat dengan pemerintah dan akhirnya ia menjabat sebagai Presiden ketiga Republik Indonesia pada 21 Mei 1998.

Habibie diangkat menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia pada 14 Maret 1998. Namun kerusuhan dan gejolak politik yang berpusat di Jakarta akhirnya menggulingkan Presiden Soeharto, yang telah berkuasa selama 32 tahun.

Setelah lengsernya Soeharto pada 21 Mei 1998, Habibie pun otomatis diangkat menjadi Presiden ketiga Republik Indonesia.

Meski masa jabatannya terhitung singkat, Habibie berhasil menerapkan beberapa terobosan di Indonesia, seperti Undang-Undang Antimonopoli, Undang-Undang Partai Politik, dan Undang-Undang Otonomi Daerah.

Dari sektor ekonomi, Habibie berhasil mendongkrak nilai tukar rupiah terhadap dolar, yang awalnya berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per dolar AS menjadi Rp 6.500 pada akhir pemerintahannya.

Hal ini bisa terjadi lantaran Habibie konsisten pada kebijakan keuangan. Kala itu, Habibie yang mengikuti tren global, yang menerapkan sistem pasar terbuka untuk valuta asing.

Habibie mematok nilai tukar rupiah pada Rp 8.000.

Konsistensi Habibie ini ternyata berhasil menekuk dolar AS hingga di level yang cukup rendah, yakni Rp 6.500. Hal itu terungkap dalam laporan pertanggungjawaban MPR pada akhir periode jabatannya. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close