Presidium Alumni 212 Akui Masih Butuh Facebook

05:00
180
Hingga triwulan kedua 2017, jumlah pengguna Faceebook di Indonesia sebanyak 115 juta.

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presidium Alumni 212 mengakui masih membutuhkan Facebook sebagai salah satu media dakwah mereka.

“Karena bagaimana pun kami akui ada andil besar Facebook terhadap dakwah kami. Kami masih membutuhkan Facebook untuk dakwah,”, kata Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Slamet membantah pihaknya plin-plan dalam bersikap. Ia mengatakan baik Front Pembela Islam (FPI) dan Presidium Alumni 212 tak pernah berencana memboikot Facebook.

Slamet menuturkan, boikot Facebook dilontarkan oleh pihak Muslim Cyber Army. Mereka kemudian berencana memakai platform lain sebagai pengganti Facebook sebagai wadah umat.

FPI dan ormas Islam lain berunjuk rasa di depan kantor Facebook. Demonstrasi ini ada karena sejumlah akun yang berafiliasi dengan FPI dan lainnya diblokir oleh Facebook. Mereka tak terima dan menuntut penjelasan.

Slamet ingin Facebook bisa bertindak adil dalam menangani pelaporan akun.

Ia menilai Facebook lebih sigap memblokir akun-akun yang berafiliasi dengan FPI dan ormas Islam. Sementara ketika ada konten-konten yang dinilai melecehkan umat Islam, Slamet melihat ada pembiaran oleh Facebook.

“Kami datang ke sini mengingatkan Facebook bahwa pemakai Facebook Indonesia umat Islam itu kan mayoritas, sehingga harus ada keadilan untuk umat Islam,” katanya.

Slamet mengatakan ada sekitar 100 akun milik mereka yang diblokir di seluruh media sosial dan kebanyakan ada di Facebook. Kebanyakan akun itu adalah akun individu termasuk akun Rizieq Shihab, Al Khattath, dan termasuk Syafi’i Maarif sendiri.

Comments

comments