Presiden UFC Jadi Korban Pemerasan Video Syur

Presiden UFC Jadi Korban Pemerasan Video Syur

NEVADA, SENAYANPOST.com – Presiden UFC Dana White menjadi korban pemerasan. Hal ini terungkap setelah seorang pria bernama Ernesto Joshua Ramos menjalani sidang di Pengadilan Negeri Clark di Nevada, Minggu (5/4).

Pada persidangan yang diliput Review-Journal, lelaki bernama Ramos mengklaim Dana White melanggar kesepakatan yang dibuat keduanya pada April 2016.

Isi kesepakatan itu tak lain adalah kewajiban Dana White membayar 200 ribu dolar AS atau setara Rp3,2 miliar.

Pertanyaannya, kenapa Dana White perlu membayar uang sebanyak itu pada Ramos?

Menurut laporan Fox Sports, uang tersebut dijanjikan Dana White agar Ramos tidak menyebut namanya dalam kasus video syur yang pernah mengemuka pada 2015. Benar saja, Ramos memang semula tidak menyeret nama Dana White.

Saat Diperiksa, awalnya Ramos menyebut perempuan dalam video syur itu adalah pacarnya, sedangkan lelaki dalam video yang sama merupakan seorang pengusaha yang tidak dia sebutkan namanya. Namun, belakangan ia menyebut bahwa pengusaha yang dia maksud adalah Dana White.

“Cara White itu curang, menindas dan dirancang untuk mendorong Ramos mengaku bersalah,” kata pengacara Ramos dikutip Sky Sports, Senin (6/4/2020).

Dalam kesempatan terpisah, Dana White menyangkal semua tuduhan. Presiden UFC yang ikut mempromosikan duel Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson itu mengatakan bahwa dia tidak mengenal Ramos.

“Saya berharap pengadilan menolak itu dengan cepat sehingga saya bisa menyingkirkan semua omong kosong ini,” kata Dana White. (Jo)