Presiden Peru Martín Vizcarra Digulingkan Kongres

Presiden Peru Martín Vizcarra Digulingkan Kongres
Presiden Peru, Martin Vizcarra (foto kumparan.com)
JAKARTA, SENAYANPOST.com - Presiden Peru Martín Vizcarra digulingkan oleh Kongres pada Senin (9/11/2020). Dia dimakzulkan dalam pemungutan suara kongres terkait tuduhan korupsi.
Mengutip Reuters, Vizcarra mengatakan dia akan menerima hasil Kongres dan tidak akan mengambil tindakan hukum untuk melawannya.
"Hari ini saya akan meninggalkan Istana Presiden. Hari ini saya akan pulang," kata Vizcarra dalam pidatonya yang dikelilingi oleh menteri kabinetnya pada Senin malam di halaman kediaman presiden di pusat Kota Lima.
Kepala Kongres, Manuel Merino akan mengambil alih kursi kepresidenan yang menjabat hingga akhir Juli 2021, ketika masa jabatan Vizcarra berakhir.
Merino meminta warga Peru untuk tenang dan meyakinkan warga bahwa pemilihan presiden 11 April mendatang akan berjalan sesuai rencana.
Dalam voting oleh kongres yang didominasi oleh oposisi tersebut, diperoleh 105 suara untuk menggulingkan Vizcarra. Jumlah tersebut jauh melebihi ambang batas 87 suara yang dibutuhkan untuk menggulingkan Vizcarra. Ada 19 suara menentang penggulingannya dan empat abstain
Vizcarra digulingkan karena diduga melakukan korupsi saat menjabat sebagai Gubernur Moquegua, ia diduga menerima suap dari perusahaan yang memenangkan kontrak dalam sebuah proyek.
Vizcarra telah membantah tuduhan korupsi korupsi, yang menurutnya "tidak berdasar" dan "palsu".
Sebelumnya Vizcarra memperingatkan tentang "konsekuensi tak terduga" jika anggota parlemen memakzulkannya hanya beberapa bulan menjelang pemilihan presiden 11 April.
Dilengsernya Vizcarra sebagai presiden disebut berbagai pihak dapat menjerumuskan negara dengan produsen tembaga nomor dua dunia itu ke dalam kekacauan politik. Peru sendiri kini tengah berupaya memulihkan ekonomi akibat pandemi virus corona. (ws)