Politik

PPP Tolak Wacana JK Cawapres Jokowi lagi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – PPP menolak wacana mengusung kembali Jusuf Kalla (JK) sebagai Cawapres Jokowi di pilpres 2019 mendatang. Meski pun nantinya akan melakukan uji materi dalam UU pemilu, karena tidak akan memberikan pengaruh. Apalagi, aturan masa jabatan Wapres hanya dua kali itu ada dalam pasal 7 UUD 1945.

Demikian disampaikan Wasekjen PPP Achmad Baidowi di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (29/3/2018). Wacana itu muncul setelah politikus senior Golkar Fahmi Idris mengatakan jika Golkar akan mendorong uji materi UU Pemilu, untuk mengajukan JK kembali menjadi Cawapres.

“Kalau soal ketentuan UU pemilu bisa diuji di MK, tapi kalau UUD 1945 harus melalui amandemen. Dimana ketentuan Cawapres hanya dua periode tersebut diatur dalam Pasal 7 UUD 1945,” kata anggota Komisi II DPR itu.

Karena itu dia memastikan bahwa usulan uji materi nanti akan ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK) karena UU pemilu yang ada tidak bisa bertentangan dengan UUD 1945.

“Jadi, PPP Jelas menolak. Kalau pun mau uji materi terhadap UU pemilu ke MK, masa jabatan Wapres dalam UUD 1945 tetap dua kali. Sehingga uji materi itu akan ditolak MK, karena UU itu tak boleh bertentangan dengan UUD 1945,” katanya.

Berikut bunyi Pasal 7 UUD 1945: Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close