Politik

PPP Siap Tuntaskan RUU Terorisme

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kendala aparat kepolisian untuk menindak dan mencegah terjadinya aksi terorisme karena UU Anti Terorisme yang belum mendukung.

Sementara RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di DPR belum juga rampung.

Karena itu Ketum PPP Romahurmuziy meminta seluruh kadernya di DPR segera mempercepat penyelesaian RUU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

“Jadi, PPP sudah menginstruksikan ada Fraksi PPP untuk mengambil langkah pasti penyelesaian RUU Antiterorisme pada masa sidang 18 Mei 2018 ini sebelum Idul Fitri 1439 H,” tegas Romi dalam keterangan keterangan tertulisnya, Selasa (15/5/2018).

Untuk itu kata Romi, saat ini FPPP DPR harus membantu pemerintah menyatukan pandangan terkait definisi terorisme yang menghambat pengesahan RUU Antiterorisme. PPP mendukung sikap Presiden Jokowi yang mendesak agar pembahasan RUU Antiterorisme segera dirampungkan.

Menurut Romi, segala bentuk perbedaan definisi terorisme, pelibatan TNI dan kewenangan Polri, tindakan pre-emptive dalam rangka menangani terorisme, agar segera dilakukan rekonsiliasi pandangan secara maraton di awal masa sidang nanti.

“Penyelesaian RUU Terorisme ini memang mendesak. Apalagi menjelang tahun politik 2019,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta DPR dan kementerian terkait untuk mempercepat revisi Undang-Undang Antiterorisme

Jika RUU Antiterorisme itu tidak rampung dalam Juni mendatang, maka Presiden Jokowi akan menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).

Presiden Jokowi mengatakan, revisi UU ini sudah diajukan pemerintah kepada DPR pada Februari 2016 yang lalu.

“Artinya, sudah dua tahun. Untuk segera diselesaikan secepatnya-cepatnya dalam masa sidang berikut, yaitu pada 18 Mei yang akan datang,” tegas Jokowi. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close