Politik

PPP: Komposisi Kabinet Jokowi-Ma’ruf tak Jauh Beda dengan Sebelumnya

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP, Ahmad Baidhowi, memperkirakan komposisi menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin yang akan datang tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya.

Selain itu, Ahmad Baidhowi juga mengatakan, sah-sah saja jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masukan soal calon menteri dari parpol koalisi.

“Soal itu (menteri) adalah hak prerogatif Presiden,” ujar Baidhowi kepada wartawan usai mengisi diskusi di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Namun, ia menambahkan, presiden pun tidak bisa dihalangi jika meminta masukan dari berbagai pihak, termasuk parpol.

Terlebih, jika parpol koalisi memiliki investasi politik yang cukup besar yakni sebagai pengusung capres-cawapres. Tanpa diusung oleh parpol, Jokowi tidak bisa kembali mencalonkan diri dalam pilpres 2019.

“Hal-hal seperti ini menjadi pertimbangan apakah menterinya berasal dari parpol, atau profesional. Itu kembali kepada Presiden sebagai user-nya,” lanjut Baidhowi.

Untuk periode kedua nanti, dirinya memperkirakan komposisi menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin diisi sebanyak 60 persen profesional dan 40 persen dari parpol. Alternatif kedua, kalangan profesional sekitar 45 persen dan dari parpol sekitar 55 persen.

“Tapi jangan berpikiran orang parpol tidak profesional. Sebab di dalam parpol banyak juga orang profesional. Kita tidak terbiasa mendikotomikan profesional maupun parpol. Karena semua yang masuk kabinet itu memiliki kesempatan sama, kewenangan sama untuk berkontribusi untuk bangsa,” tuturnya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close