Hukum

PPATK Endus Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencurigai adanya transaksi tak wajar yang melibatkan para tokoh agama. Tercatat setidaknya ada 44 tokoh agama memiliki catatan laporan keuangan janggal.

Menurut Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin, sebagian besar laporan yang dicurigai PPATK merupakan transaksi di luar profil. Artinya, uang yang masuk ke rekening tidak sesuai dengan nominal yang seharusnya didapatkan oleh para tokoh agama.

“Tapi ini bisa dimaklumi karena kadang pemuka agama itu antara rekening pribadi dengan rekening lembaga keagamaan yang dikelola tidak terpisah sehingga terjadi fluktuasi di luar profil,” katanya dalam keterangan, Jumat (23/11/2018).

Pihaknya saat ini tengah menelusuri kejanggalan laporan keuangan tersebut. Prinsipnya, kata dia, pemerintah menghormati semua pemuka agama di Indonesia sehingga pengusutan laporannya akan dilakukan secara objektif.

“Jadi tidak satu agama tertentu tapi semua agama kita kategorikan satu. Kita tetap akan objektif tidak akan tendensius karena yang kita lakukan itu hanya pemantauan, sesuai tugas PPATK,” katanya.

Menurut Kiagus yang dilakukan PPATK hanyalah mengumpulkan data untuk kemudian dianalisis. Hanya setelah ada indikasi kuat terkait pidana, laporan akan diteruskan ke penegak hukum.

“Kalau masih laporan itu masih berproses, masih jauh, belum tentu dari laporan keuangan itu sudah pasti melakukan pidana,” katanya.

Sumber dana yang masuk ke rekening tokoh agama bisa bermacam-macam. Bisa berasal dari sumbangan masyarakat bahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Hanya saja terkadang tempat untuk sumbangan dan uang milik pribadi berada pada satu rekening yang sama. Sehingga kerap terjadi fluktuasi nilai uang di luar profil uang yang masuk ke rekening tokoh agama tersebut.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close