Ekonomi

Potensi Kerugian Ritel Akibat Banjir Jakarta Capai Rp1 M per Hari

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebut banjir besar yang melanda Jakarta Selasa (25/2) telah menimbulkan kerugian besar pada anggotanya.

Ketua Aprindo Roy Mandey menyebut kerugian mencapai Rp1 miliar per harinya. Potensi kerugian tersebut berasal dari penutupan 50 toko ritel yang terdampak banjir hingga Selasa (25/2).

“Kami perhitungkan misalnya, 50 toko itu satu hari dikalikan omzet Rp20 juta per toko lebih kurang Rp1 miliar,” kata Roy, Selasa (25/2).

Roy mengatakan angka kerugian tersebut masih bersifat sementara dan masih berpotensi bertambah. Pasalnya, kerugian tersebut baru diambil dari data toko ritel dalam golongan minimarket.

Roy belum memperhitungkan kerugian yang dialami toko ritel dalam golongan supermarket, hypermarket, department store, ataupun penyewa toko lainnya yang ada di mall.

Roy mengungkapkan hingga saat ini Aprindo memang belum mendapatkan informasi dari seluruh anggota. Menurutnya, para pebisnis ritel masih sibuk melakukan evakuasi di toko masing-masing.

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi sejak Senin (24/2) malam hingga Selasa (25/2) pagi membuat daerah Jakarta dan sekitarnya terendam banjir. BPBD DKI Jakarta mencatat, sekitar 294 RW atau 10,34 persen dari seluruh RW di Jakarta terdampak banjir.

Jika dibandingkan dengan banjir pada 2015 lalu, Roy memperhitungkan banjir di tahun ini akan memiliki dampak yang lebih besar pada bisnis ritel di Jabodetabek. Apalagi jika wilayah Ibu Kota dan sekitarnya masih terus diguyur hujan. Namun, ia tetap berharap agar banjir yang merendam Jabodetabek saat ini segera surut.

“Saya belum bisa menghitung secara total ya. Tetapi rasa-rasanya ini bisa jadi yg lebih besar lah dampaknya dari 2015,” ujarnya.

Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta pada Selasa (25/2) ini. Ditlantas Polda Metro Jaya menyebut banjir telah merendam 40 ruas jalan dan underpass di Jakarta.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan banjir telah merendam 200 RW di ibu kota. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut banjir telah mengganggu kelangsungan bisnis 90 persen pelaku UMKM.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close