Positif Corona Tembus 200.035 Kasus, Ini Sebaran di 34 Provinsi

Positif Corona Tembus 200.035 Kasus, Ini Sebaran di 34 Provinsi
Petugas medis mengambil sampel darah pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) saat rapid test massal yang di gelar Badan Intelijen Negara (BIN) di kantor BPN, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/7/2020). (ANTARA FOTO)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pemerintah mencatat jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air hingga 8 September 2020 bertambah 3.046 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 200.035 orang.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 32.643 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). (Baca juga: Hanya Dua Provinsi Tercatat Nol Penambahan Kasus Positif Corona)

Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia kini dipublikasikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 2.306 orang. Sehingga total sebanyak 142.958 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 100 orang. Sehingga meninggal menjadi 8.230 orang. Sementara itu, sebanyak 90.952 orang menjadi suspek Covid-19.

Berikut sebaran kumulatif kasus di 34 provinsi per 8 September 2020:

DKI Jakarta: 48.393 kasus
Jawa Timur: 36.342 kasus
Jawa Tengah: 15.852 kasus
Jawa Barat: 13.045 kasus
Sulawesi Selatan: 12.746 kasus
Kalimantan Selatan: 8.903 kasus
Sumatera Utara: 7.832 kasus
Bali: 6.549 kasus
Kalimantan Timur: 5.277 kasus
Sumatera Selatan: 4.786 kasus
Papua: 4.162 kasus
Sulawesi Utara: 4.024 kasus
Banten: 3.323 kasus
Sumatera Barat: 2.910 kasus
Riau: 2.891 kasus
Nusa Tenggara Barat: 2.875 kasus
Kalimantan Tengah: 2.807 kasus
Gorontalo: 2.225 kasus
Maluku: 2.206 kasus
Aceh: 2.054 kasus
Maluku Utara: 1.900 kasus
Sulawesi Tenggara: 1.717 kasus
DI Yogyakarta: 1.595 kasus
Kepulauan Riau: 1.259 kasus
Papua Barat: 941 kasus
Kalimantan Barat: 711 kasus
Lampung: 466 kasus
Kalimantan Utara: 455 kasus
Sulawesi Barat: 435 kasus
Bengkulu: 394 kasus
Jambi: 304 kasus
Sulawesi Tengah: 257 kasus
Bangka Belitung:250 kasus
Nusa Tenggara Timur: 209 kasus