Hukum

Polri Periksa Facebook Indonesia Usut Kebocoran Data

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Polri akan memeriksa perwakilan Facebook Indonesia untuk mengusut kasus kebocoran data yang dialami penggunanya.

Dari informasi yang dihimpun, pemeriksaan akan dilakukan di kantor sementara Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Dittipidsiber Bareskrim) pada siang hari ini, Rabu (18/4) mulai sekitar pukul 13.00 WIB.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, membenarkan perihal jadwal pemeriksaan yang akan dilakukan Dittipidsiber pada hari ini. Namun, jenderal bintang dua itu tidak memberikan informasi seputar waktu pemeriksaan secara rinci.

“Sampai saat ini belum ada perubahan informasi dari Dittipidsiber, tetap hari ini. (Berlangsung) pada jam kerja,” kata Setyo, Rabu (18/4/2018).

Sudah hampir dua pekan berlalu sejak diketahui bahwa pengguna Facebook di Indonesia turut dicuri pihak ketiga yakni Cambridge Analytica. Setidaknya, 1.096.666 pengguna yang berpotensi terdampak penyalahgunaan data di Indonesia.

Baca juga: Data Jebol, Facebook Siap Kerja Sama dengan DPR dan Kominfo

Terkait hal tersebut, kemarin Komisi I DPR RI mengundang perwakilan Facebook Indonesia dalam rapat dengar pendapat.

Di sana Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari mengungkapkan sejak November 2013 hingga 2015 ada 748 orang di Indonesia yang memasang aplikasi thisisyourdigitallife.

Aplikasi tersebut yang merupakan kuis tes kepribadian diketahui menggunakan akses akun Facebook.

Angka tersebut diketahui tidak termasuk orang yang telah mengunduh aplikasi, tapi kemudian menghapus akun Facebook-nya.

Baca juga: Facebook Minta Maaf ke DPR

Perusahaan milik pengusaha teknologi asal Amerika Serikat, Mark Zuckerberg, ini mengklaim tidak menyimpan data pengguna perorangan yang mengunduh aplikasi tersebut.

Dalam rapat tersebut anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengkritik bahwa Facebook belum melakukan upaya nyata demi melindungi data penggunanya.

Penilaian itu disimpulkan setelah melihat tak ada sanksi yang disampaikan Facebook atas skandal besar yang melibatkan Cambridge Analytica tersebut.

“Disimpulkan saja rapat hari ini, Facebook belum lakukan upaya dengan baik lindungi penggunanya,” kata Meuthia di sela Rapat Dengar Pendapat dengan Facebook di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/4).

KOMENTAR
Tags
Show More
Close