Kriminal

Polresta Sidoarjo Bekuk Preman Penganiaya Ketua HKTI

SIDOARJO, SENAYANPOST.com – Satreskrim Polresta Sidoarjo menangkap dua dari tiga orang pelaku penganiayaan dan perampas telepon genggam milik Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Surabaya Nur Hasan, warga Kletek, Taman, di depan SPBU Trosobo Kecamatan Taman, Jatim.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, mengatakan, kedua tersangka itu masing-masing berinisal AS, warga Ngelom, Taman, dan DC, warga Krembangan, Taman, serta satu perlaku bernama RW, warga Ngelom, Taman, dinyatakan buronan.

“Dari tangan kasus ini, petugas menyita barang bukti berupa HP Samsung milik korban dan sebongkah batu yang diduga untuk memukul korban dan sopirnya,” katanya pada wartawan di Mapolresta Sidoarjo, Minggu (8/7/2018).

Kapolresta menjelaskan, kejadian itu bermula dari para pelaku itu pesta minuman keras sampai tengah malam di rumah kawan-kawannya. Usai pesta miras dan kondisi mabuk, mereka merencanakan untuk pergi ke Pacet Mojokerto.

“Saat berangkat ke Pacet, salah seorang pelaku menepi berhenti mau membeli rokok. Saat akan membeli rokok itu, motor korban berpapasan dengan mobil yang dikendarai korban dan sopirnya,” katanya.

Ditambahkan, motor salah satu pelaku sepertinya terhalang mobil korban yang akan putar balik dan dari situlah pelaku kemudian turun dan menghampiri korban hingga terjadinya penganiayaan itu.

“Korban sempat lari menyelamatkan diri dan meloncat ke sungai. Usai dipukuli, telepon genggam korban kemudian diminta paksa,c ucapnya.

Pascakejadian, tambah Himawan, korban melaporkan kejadian ke Polresta Sidoarjo dan korban juga diambil visum lukanya.

“Setelah menggali keterangan saksi-saksi dua pelaku berhasil kami tangkap di rumahnya masing-masing. Satu pelaku berhasil melarikan diri saat akan ditangkap,” ujarnya.

Dalam kasus ini, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 karena pengeroyokan.

“Identitas pelaku yang buron sudah kami kantongi dan sedang dilakukan pengejaran,” katanya.

Ketua HKTI Jawa Timur Ahmad Nawardi yang juga anggota DPD RI ikut datang di Mapolresra Sidoarjo mengapresiasi kerja anggota Rekrim Polresta Sidoarjo atas pengungkapan kasus ini. Pada saat laporan sangat minim data atau petunjuk. “Para pelaku usai mengeroyok langsung kabur,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close