Hukum

Polisi Usut Penyebar Hoax ‘Margaretha Nainggolan’ Tewas dalam Aksi 22 Mei

JAKARTA, SENAYANPOST.com  – Polres Tangerang Selatan tengah mengusut aduan dari Febina Priscilla, yang diisukan meninggal dalam aksi 22 Mei 2019.

“Rencana selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk melakukan penelusuran terkait akun medsos yang menyebarkan kabar tersebut,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdi Irawan dikutip dari detikcom, Sabtu (25/5/2019).

Kabar kematian ‘Margaretha Nainggolan’ itu tersebar viral di media sosial. Beberapa media online juga memberitakan soal ‘kematian Margaretha’ itu. Foto Febina digunakan untuk membentuk sosok Margaretha.

“Terkait hal itu, kami menyarankan kepada pengadu untuk klarifikasi ke Dewan Pers terkait pemberitaan yang menurut pengadu tidak sesuai,” imbuh Ferdi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan pihaknya menerima aduan dari Febina siang tadi. Dalam aduan itu, Febina juga memberikan klarifikasi kepada polisi bahwa berita tidak benar itu.

“Sebagai masyarakat, Febina Priscilla merasa tidak nyaman bahwa fotonya digunakan di media sosial dan beberapa media online bahwa yang bersangkutan–dengan nama yang berbeda–diberitakan telah meninggal akibat gas air mata pada saat peristiwa 22 Mei 2019 kemarin,” jelas AKP Alexander.

Informasi soal ‘kematian’ Febina itu disebarkan oleh sejumlah akun Twitter. Salah satunya akun Twitter @Sabilussalam2.

“RIP… selamat jalan sahabat perjuangan Margaretha Nainggolan, semoga tenang di Surga NYA… Terima kasih atas perjuanganmu untuk kita semua, walaupun kita berbeda keyakinan demi membela ketidak adilan kejahatan dan kecurangan… Almarhumah ini meninggal kemarin pkl 19:15,” cuit Sabilussalam2 yang disertai postingan foto Febina, seperti dilihat detikcom, Jumat (24/5/2019).

KOMENTAR
Tags
Show More
Close