Lintas Daerah

Polisi Tindak Tegas Akun Medsos Penyebar Hoaks Penculikan Anak

PALEMBANG, SENAYANPOST.com – Polresta Palembang, Sumatera Selatan, akan menindak tegas akun media sosial yang membuat serta menyebarkan berita bohong penculikan anak.

“Apabila ditemukan akun media sosial lokal di Kota Palembang yang kedapatan membuat dan atau menyebarkan berita bohong (hoaks) penculikan anak, kalau memang ada pasti kami tindak tegas,” ujar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono, di Palembang, Sabtu (10/11/2018).

Ia menegaskan, sampai saat ini tidak ada kasus penculikan anak di Kota Palembang. Karena hingga kini belum ada laporan yang masuk ke polresta, meskipun saat ini di media sosial banyak berita tentang kasus penculikan.

Menurutnya, isu penculikan anak memang meresahkan masyarakat, terutama hoax-hoax yang disebarluaskan oleh akun-akun media sosial, misalnya berita mengenai seorang laki-laki yang dihajar massa karena dituduh menculik anak padahal sebenarnya hanya kedapatan mencuri.

“Ini bahaya sekali, nanti bisa-bisa semuanya dituduh penculikan anak dan di hakimi massa, padahal bukan, kami minta agar masyrakat tidak terpancing dengan berita yang beredar, dicermati dulu,” kata Kombes Pol Wahyu Bintono.

Untuk itu, ia menghimbau orangtua tetap waspada menjaga anak-anaknya agar tidak bermain terlalu jauh dari rumah serta pastikan ada yang menemaninya, kalau menerima berita-berita penculikan anak coba lebih bijak menanggapinya supaya tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Ia mencontohkan, seperti adanya akun instagram yang menyebarkan berita seorang perempuan diduga penculik anak. Tapi, diketahui ternyata si perempuan bukan penculik anak. Sehingga anak perempuan yang dituduh melaporkan akun instagram tersebut ke polisi.

“Laporan itu masih kami selidiki, sementara ini pemilik akun instagram yang dilaporkan belum kami panggil,” ungkap Kombes Pol Wahyu Bintono.

Ditegaskannya, para pemilik akun media sosial yang terbukti membuat dan atau menyebarkan hoax ditindak dengan UU ITE. Sebagai langkah pencegahan, saat ini pihaknya gencar mensosialisasikan pengawasan anak di lingkungan rumah. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close