Polisi Tangkap Pria yang Hina Jokowi karena Tolak Jaga Jarak

Polisi Tangkap Pria yang Hina Jokowi karena Tolak Jaga Jarak

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Muhamad Alwi (20) harus berurusan dengan polisi karena menuliskan ujaran kebencian (hate speech) di media sosial.

Pria itu ditangkap setelah mempublikasikan status Facebook yang menghina Presiden Jokowi dan anggota Wantimpres Muhammad Luthfi Bin Yahya alias Habib Luthfi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, perbuatan tersangka diketahui pada Senin (30/3). Sehari setelah itu, polisi membekuknya.

“Dia menuliskan ujaran kebencian melalui akun Facebook bernama Muhamad Alwi,” kata Yusri dalam keterangan tertulis, Jumat (3/4/2020).

Yusri menjelaskan, tersangka nekat menuliskan status tersebut karena tidak terima imbauan pemerintah untuk menjaga jarak saat salah berjemaah. Padahal, pemerintah mengimbau menjaga jarak (physical distancing) agar meninimalisir penyebaran virus corona.

Menurut tersangka, dalam Islam, saat salat berjamaah setiap baris harus dirapatkan. Pemerintah juga sebelumnya meminta umat beragama lainnya untuk beribadah di rumah, demi mencegah penularan corona.

“Pelaku bertujuan menasihati Habib Luthfi bin Yahya untuk bertindak atas imbauan Presiden Jokowi. Menurut tersangka, penyakit itu merupakan ujian dari Allah, tapi akan jadi musibah untuk orang yang tidak takwa,” kata Yusri.

Di balik itu semua, Yusri mengatakan Alwi memang memiliki kebencian terhadap pemerintah. Sehingga, tidak mau mengikuti imbauan yang diberikan.

“Pelaku tidak suka pemerintah karena menurutnya banyak penista agama yang tidak ditangkap,” kata Yusri.
Ilustrasi Hate Speech

Pelaku dijerat dengan UU ITE Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45a ayat 2. Ia terancam hukuman 6 tahun penjara.

Berikut pesan yang dituliskan tersangka:

Eh habib lutfi pekalongan elu terang terangan aja tentang jokowi bahwa jokowi tuh bejat gk pantes mimpin dengerin nih habib lutfi bersuara luh terang terangan jgn begitu cerita nya bib ente kan sebagai pimpinan kami di negri pertiwi ini tapi jangan sampe lu mengkhianati kami bahwasannya hukum riba tuh begimana maksiat dll nya. begimane dzikir tuh bukan hanya di lidah saja membela yang benar juga itu yang nama nya dzikit jadi jangan seakan akan diri lu selalu benar di penglihatan alloh…sadari lah bahwa kita pendosa berat dengerin nih habib lutfi bin yahya pekalongan

Baca baik baik jgn maen langsung emosian. Soalnya biar kagak gagal faham atau salah faham kan ente penasehat presiden jawkok. #habiblutfibinyahya.