KriminalTak Berkategori

Polisi Tangkap Pengedar Sabu Sekeluarga

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Empat warga yang masih satu keluarga digulung Satuan Reserse Narkoba(Satresnarkoba) Polres Tulangbawang, Provinsi Lampung, lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba.

Keempat warga Tiyuh Bojong Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulangbawang Barat itu, masing-masing YE (27), SY alias US (28), HE (18) dan SE (24), yang ditangkap Kamis (2/5/2019), sekitar pukul 02.00 WIB di rumah YE di Tiyuh Bojong Dewa.

“Mereka merupakan penjual dan kurir narkotika jenis sabu. Salah satu tersangka berinisial YE merupakan ibu rumah tangga,” ujar Kasat Narkoba, Iptu Boby Yulfia, mewakili Kapolres, AKBP Syaiful Wahyudi, di Tuba, Selasa (7/5/2019).

Ia mengatakan, penangkapan keempat pelaku merujuk informasi dari warga yang menyebutkan bahwa di rumah YE sering dijadikan tempat untuk pesta narkotika.

Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.

Setelah dipastikan para pelaku sedang berada di rumah seperti yang disebutkan warga, polisi langsung melakukan penggerbekan dan penggeledahan di rumah tersebut.

“Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, selanjutnya para pelaku dibawa ke Mapolres Tulangbawang,” papar Boby.

Untuk diketahui, YE merupakan istri dari JU (33), salah satu tersangka kasus narkoba yang sudah lebih dahulu ditangkap pada Minggu (3/2/2019). Penangkapan YE, HE, SE, dan SU merupakan pengembangan dari tertangkapnya JU.

Tersangka yang ditangkap itu belakangan diketahui mempunyai hubungan persaudaraan.

“HE dan SE merupakan adik kandung dari JU. Mereka ini satu keluarga yang menjadi bandar narkotika di daerahnya,” ungkap Boby.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu, dua buah plastik klip kosong, dua buah tabung kaca pirex yang masih terdapat sisa sabu, satu buah pipet berbentuk sekop, uang tunai sejumlah Rp 700 ribu, HP Nokia warna biru dan HP Nokia warna putih.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close