Kriminal

Polisi Tangkap Otak Pelaku Pembunuhan Driver Online di Palembang

SUMSEL, SENAYANPOST.com – Polda Sumatera Selatan menangkap Bayu (20) salah satu dari empat pelaku perampokan dan pembunuhan driver online atas nama Tri Widyantoro.

Pembunuhan ini diotaki salah satu oknum mahasiswa Unsri Jurusan Ekonomi Pembangunan berinisial TY bersama 3 rekannya.

“Semalam tim Jatanras Polda Sumsel sudah menangkap tersangka di salah satu jalanan kota Palembang,” ujar Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, di Palembang, Sabtu (31/3/2018).

Pihak kepolisian sehari sebelumnya sudah mengamankan dua tersangka atas Bayu dan Poniman. Tersangka Poniman harus ditembak di tempat oleh pihak kepolisian karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Dari pengembangan tersebut pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti milik korban Tri Widyantoro, yakni mobil Daihatsu Xenia BG 1352 RP yang sudah diganti dengan nomor Polisi BE 1824 BA.

Pelaku Bayu kini sudah diamankan petugas dengan kondisi luka tembak. “Kami ada empat orang. Yang jerat leher Poniman, saya dan Hengki (DPO) pegang tangan korban. Kami jerat sampai mati,” ujar Bayu, salah satu pelaku yang diamankan ketika rilis perkara di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Sabtu (31/3/2018).

Tri Widyantoro, driver online yang hilang sebulan lebih, akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia dan menjadi tulang belulang di semak-semak rawa Parit 6 Sungai Dungun Desa Muara Sungsang Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Jumat (30/3/2018).

Tubuh korban ditemukan tidak utuh yang diketahui terpisah menjadi 16 bagian.

Hingga saat ini masih ada tersangka lain yang masih buron dan dalam pengembangan pihak kepolisian. “Saya ultimatum kepada para tersangka yang masih buron untuk menyerahkan diri, karena hidup atau mati akan kami tangkap,” tegas Kapolda Sumsel.

Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, nantinya para pelaku akan dikenakan pasal 340 KUHP, 338 KUHP, dan 365 KUHP, dan akan diberikan hukuman seberat-beratnya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close