Hukum

Polisi Selidiki Liquid Vape Mengandung Ekstasi Terkait Jaringan Internasional

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya terus menyelidiki jaringan pengedar narkotika jenis liquid Illusion yang mengandung ekstasi. 18 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka yang produksi barang haram itu di Jalan Janur Elok, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari produksinya itu, para tersangka sudah menjualnya ke 48 kota di Indonesia. Polda Metro Jaya telah menyampaikan ke Bareskrim Polri untuk melakukan razia dan mencari barang haram itu.

BACA JUGA: Waspada! 22 Jenis Liquid Vape Mengandung Ekstasi Beredar Luas

“Sudah di sampaikan ke Bareskrim, nanti Bareskrim akan kerahkan Polda-Polda lain,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan, Jumat (9/11/2018).

Polisi tengah menjadwalkan melakukan razia di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Direncanakan, segera,” tegasnya.

Dari pemeriksaan sementara, diketahui para tersangka meracik dan memproduksi liquid itu dari otodidak. Terkait dugaan jaringan internasional, Suwondo mengaku pihaknya hingga kini belum mendapatkan buktinya.

“Kalau jaringan internasional kita belum dapat fakta, tapi penyebarannya sudah sampai ke daerah. Belajar dari mana sampai saat ini keterangan otodidak (pengakuannya), tapi masih kita akan terus pelajari,” jelasnya.

Lebih lanjut Suwondo berharap, penjualan Vape dan liquid di Indonesia diperketat.

“Harapan saya vape dilarang di Indonesia,” pungkasnya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close