Internasional

Polisi Perancis Buru Gangster yang Kabur dari Penjara dengan Helikopter

PARIS, SENAYANPOST.com – Kepolisian Prancis tengah melakukan perburuan besar-besaran terhadap seorang gangster berbahaya yang berhasil kabur dari penjara. Gangster itu kabur secara spektakuler dengan menggunakan sebuah helikopter yang dibajak dan dibawa ke kompleks penjara, oleh kaki tangannya.

Seperti dilansir AFP, Senin (2/7/2018), gangster bernama Redoine Faid (46) ini berhasil kabur dari penjara di Reau, pinggiran Paris, pada Minggu (1/7/2018) waktu setempat. Dia dibantu oleh dua orang yang menjadi kaki tangannya saat kabur.

Dua kaki tangan itu menggunakan bom asap untuk mengalihkan perhatian sipir penjara dan angle grinder atau alat pemotong besi untuk masuk ke dalam ruang berkunjung di kompleks penjara itu. Saat itu, Faid sedang berbicara dengan seorang saudara laki-lakinya di ruang berkunjung.

Dituturkan sumber kehakiman Prancis bahwa saudara laki-laki yang berbicara dengan Faid sebelum dia kabur telah ditangkap polisi setempat.

Sipir penjara tersebut, yang tidak bersenjata, langsung menyelamatkan diri dan menyalakan alarm.
Faid bersama dua kaki tangannya dengan cepat kabur menggunakan helikopter yang dibawa ke kompleks penjara. Serikat penjara Prancis, Martial Delabroye, menyebut operasi melarikan diri Faid itu hanya berlangsung selama 10 menit saja.

Sumber kepolisian setempat menuturkan kepada AFP bahwa sebanyak 2.900 polisi dan gendarme telah dikerahkan untuk melakukan perburuan terhadap Faid secara nasional.

Aksi Faid melarikan diri mirip seperti operasi komando militer. Helikopter yang digunakan Faid untuk kabur awalnya dibajak saat pilot di dalamnya yang seorang instruktur penerbangan, sedang menunggu muridnya. Pilot itu ketakutan dan mematuhi perintah kaki tangan Faid.

Helikopter itu kemudian diterbangkan secara paksa dan mendarat di halaman penjara di Reau pada Minggu (1/7) siang, sekitar pukul 11.15 waktu setempat. Dua kaki tangan Faid yang berpakaian serba hitam dan bersenjatakan senapan keluar dari helikopter lalu menyalakan bom asap, sebelum masuk ke ruang berkunjung dengan menggunakan alat pemotong besi.

Helikopter yang digunakan Faid itu kemudian ditemukan kosong di pinggiran Paris yang berjarak 60 kilometer dari lokasi penjara. Sang pilot helikopter dilaporkan telah dibebaskan usai menjalankan tugasnya secara paksa.

Sumber kepolisian setempat menyebut Faid dan kaki tangannya kemudian memakai mobil untuk melanjutkan pelariannya, namun mobil itu ditemukan telah hangus dibakar di sebuah area parkir pusat perbelanjaan setempat.

Otoritas setempat menyebut ini merupakan kedua kalinya Faid berhasil kabur secara spektakuler dari penjara. Tahun 2013 lalu, Faid kabur dari penjara dengan menggunakan dinamit. Saat itu, dia menyandera empat sipi dengan pistol sebelum kabur dengan mobil yang disiapkan kaki tangannya. Faid ditangkap enam minggu kemudian di sebuah hotel di pinggiran Paris.

Faid dipenjara sejak pertengahan tahun 2011 atas rentetan kasus perampokan bank dan pencurian kendaraan pembawa uang tunai. Pada April lalu, pengadilan banding memperkuat vonis Faid dan menjatuhkan hukuman 25 tahun penjara terhadapnya atas dakwaan mendalangi perampokan bersenjata tahun 2010, yang menewaskan seorang polisi wanita.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close