Polisi: Pelaku Perobek Alquran di Sukoharjo Idap Gangguan Jiwa

Polisi: Pelaku Perobek Alquran di Sukoharjo Idap Gangguan Jiwa
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas memberikan keterangan pers terkait dugaan perobekan Alquran dengan tersangka ES di Mapolres Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2020). (Foto/Kompas.com)

SUKOHARJO, SENAYANPOST.com - Polisi memastikan pelaku perobekan Al Quran di Masjid Al Huda, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, ES (49) mengidap gangguan jiwa. 

Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dari RSUD Ir Soekarno Sukoharjo dan juga surat riwayat pengobatan tersangka di RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten.   Learn more 
"Setelah diamankan dan diperiksa, lalu dibawa ke RSUD Ir Soekarno. Hasil dari pemeriksaan di RSUD Ir Soekarno mengalami gangguan jiwa," kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Muhammad Alfan Armin di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2020) dilansir Kompas.com. 

Pihaknya juga melakukan pemeriksaan tambahan kepada pelaku di RSJD Solo. Untuk hasilnya masih menunggu selama 14 hari ke depan. 

"Kita lakukan pemeriksaan tambahan di RSJD Solo untuk diobservasi (informasi maksimal selama 14 hari ke depan)," terang dia.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengamankan ES, pelaku perobek Alquran di Masjid Al Huda, Dukuh Dalangan RT 002/RW 004, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, peristiwa perobekan Alquran diduga terjadi pada Senin (5/10/2020) pukul 21.00 WIB-23.00 WIB. 

Robekan Alquran baru diketahui pada Selasa (6/10/2020) sekitar pukul 04.00 WIB, ketika warga akan melaksanakan shalat Subuh. 

"Saksi yang mengetahui ada robekan Al Quran menyampaikan kepada takmir masjid. Shalat Subuh tetap dilaksanakan," kata Bambang dalam konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2020).