Kriminal

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benur Lobster Senilai Rp6,8 Miliar

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Polres Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menggagalkan penyelundupan benur lobster senilai Rp6,8 miliar, di dermaga II, Pelabuhan Bakauheni, Minggu (23/6/2019) sekitar pukul 06.30 WIB.

“Penyelundupan benur lobster ini digagalkan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni,” ujar Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan, saat press rilis di Mapolres Lampung Selatan, komplek GOR Way Handak, Senin (24/6/2019).

Ia menjelaskan, benur atau baby lobster sebanyak 65.076 ekor itu diselundupkan dengan dikemas didalam 14 boks tanpa dokumen diangkut dengan dua kendaraan dari Pandeglang, Banten tujuan Jambi.

Selain itu, pihaknya mengamankan 4 orang tersangka penyelundupan puluhan ribu ekor benur lobster. “Empat orang tersangka yakni E, G, N dan D sudah kami amankan untuk dilakukan proses penyidikan,” katanya.

Bersama para pelaku, diamankan pula dua unit kendaraan roda empat yang terlibat dalam penyelundupan baby lobster, yakni Daihatsu Xenia B-1372-PRI dan Toyota Avanza A-1866-KS. “Satu kendaraan untuk mengangkut, satu lagi untuk mengawal,” ujarnya.

Penyelundupan puluhan ribu benur lobster itu melanggar pasal 88 junto 16 UU 45/2009 perubahan atas UU 31/2004 tentang perikanan. Tersangka terancam hukuman penjara paling lama 6 tahun.

Saat ini, jelas dia, puluhan ribu benur lobster itu sudah diserahkan ke Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung. “Sudah diserahkan ke mereka, rencananya akan dikembalikan ke habitatnya,” jelasnya. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close