Hukum

Polisi Cermati Hoax Virus Corona di RSUP Dr. Sardjito

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Polda DIY mencermati beredarnya berita bohong yang terkait dengan adanya pasien atau pun perawat terpapar Virus Corona yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto, Rabu (29/1/2020) di Yogyakarta mengatakan, belum lama ini muncul pesan berantai (broadcast) yang menyebutkan Virus Corona telah menyebar di rumah sakit terbesar di bagian selatan Pulau Jawa ini.

“Kami mencermati, apakah dampaknya. Kalau memang memunculkan keresahan masyarakat dan ada dampak berkelanjutan, kami akan mengambil langkah agar berita bohong itu tidak terus menyebar dan masyarakat sadar untuk tidak menyebarkan berita yang tidak jelas juntrungannya,” kata Yuliyanto.

Mantan Kapolres Sleman itu menjelaskan, jajaran kepolisian telah mengetahui adanya pesan berantai mengenai pasien terpapar Virus Corona, dan polisi juga sudah mendapat penjelasan dari RSUP Dr. Sardjito mengenai kebenarannya.

Ia mengingatkan agar masyarakat, jika tidak mengetahui informasi secara benar dan akurat, tidak menyebarkan ke dunia maya. Karena, ujarnya, hal itu akan menimbulkan konsekuensi hukum.

Sebelumnya, Kepala Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan mengatakan muncul berita bohong di media sosial.

Menurut Banu, berita bohong pertama menyebutkan ada dua perawat yang terpapar Virus Corona dan kedua ada pasien terpapar Virus Corona yang tidak mendapat penanganan.

Banu menyebutkan, hingga saat ini RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta belum menerima pasien terpapar Virus Corona dan tidak ada satupun perawat yang tertular Virus Corona. (MU)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close