Polisi Belum Bisa Ungkap Motif Penusukan Syekh Ali Jaber, Pelaku Masih Diperiksa Intensif

Polisi Belum Bisa Ungkap Motif Penusukan Syekh Ali Jaber, Pelaku Masih Diperiksa Intensif
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arysad. (Foto iNews)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Keseharian dan kejiwaan tersangka Alfin Andrian (24) yang menusuk Syekh Ali Jaber di Masjid Falahuddin, Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) diperiksa intensif Tim Polda Lampung. Meski sudah berlanngsung dua hari, polisi belum bisa mengungkap motif pelaku menusuk Syekh Ali Jaber.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Atsyad mengatakan, proses pemeriksaan kejiwaan tersangka Alfin terus dilakukan dan berlangsung tertutup di Mapolresta Bandarlampung.

“Hingga 48 jam pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka AA ini, kami belum mendapatkan hasil signifikan. Untuk mendapatkan motif tindak kekerasan terhadap Syekh Ali Jaber ini, kami akan mengadakan penyelidikan secara menyeluruh,” katanya, Selasa (15/9/2020).

Arsyad mengatakan, petugas sudah menyita sejumlah barang bukti dari tersangka Alfin Andrian.

Menurut dia, untuk mengungkap motif penusukan itu polisi menggali semua aspek termasuk keseharian tersangka, aktivitas  dan lingkungan tempat tinggal tersangka.

Arsyad menyanggah tersangka adalah pengidap gangguan jiwa karena kepolisian belum mendapatkan bukti otentik terkait kejiwaan tersangka.

“Kami terus mendorong penuntasan kasus ini secara hokum,” ucapnya.

Berdasarkan fakta yuridis, tersangka Alfin dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 340 tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 53 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 53 subsidair Pasal 351 ayat 2 dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951.