Hukum

Polisi Bekuk Pengunggah Hoax 110 Juta WN China Bikin E-KTP

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Polisi menangkap SY, pengunggah berita bohong alias hoax tentang operasi TNI yang menangkap 110 juta warga negara China yang membuat e-KTP.

“Pada hari Selasa tanggal 20 November 2018 pukul 21.20 WIB, di Kecamatan Banjaran. Kabupaten Bandung, Dittipidsiber Bareskrim Polri, dipimpin oleh Kompol Ricky Sipahutar telah mengamankan seorang laki-laki pemilik akun Youtube,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kamis (21/11).

Dedi menjelaskan, hoaks itu disebarkan melalui sebuah akun di Youtube dengan judul ‘110 JUTA e-KTP di BIKIN Warga Cina siap kalah kan Prabowo DI TANGKAP TNI kemana POLRI YA‘.

Ia menegaskan, video tersebut hoax. Video tersebut menampilkan kompilasi beberapa video, antara lain dari operasi penangkapan yang dilakukan jajaran Polres Tidore, Maluku Utara terhadap pelaku pembuat KTP palsu pada November 2017.

“Tersangka tidak melakukan klarifikasi atau mengecek kebenaran berita yang ditemukan pada news feed akun Facebook-nya, dan mem-posting konten tersebut di akun atau channel YouTube milik tersangka,” kata Dedi.

Berita hoax yang diunggah SY ini telah ditonton sebanyak 93.000 kali. Dedi mengatakan, berita hoax itu bisa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, penyidik Polri menyita sejumlah peralatan yang digunakan tersangka untuk mengunggah berita bohong, termasuk akun-akun media sosial milik tersangka sebagai alat bukti.

SY dijerat dengan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana karena telah menyiarkan kabar yang tidak pasti atau berkelebihan atau tidak lengkap.

Tersangka SY terancam pidana penjara maksimal dua tahun. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close