KriminalLintas Daerah

Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan Sadis Bermotif Cemburu

JAMBI, SENAYANPOST.com – Pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang ibu rumah tangga yang ditemukan sudah membusuk menjadi mayat di dalam rumahnya di Provinsi Jambi dibekuk Anggota Ditreskrimum Polda Jambi atas bekerjasama dengan Polda Metro Jaya di salah satu terminal bus di Jakarta.

“Pelaku pembunuhan terhadap korban bernama Yani (54) tersebut adalah Edi Widodo alias Tompel (32) mantan suami korban yang masih cinta dan terbakar cemburu karena mantan istri menikah lagi,” ujar Direktur Direktorat Kriminal Umum (Dirreskrimmum) Polda Jambi, AKBP M Edi Fariadi, di Jambi, Senin (17/6/2019).

Ia mengatakan, pelaku Edi Widodo warga Desa Cahaya Negeri RT 01/04 Lampung Utara itu ditangkap oleh tim Jatranstas Ditreskriumum Polda Jambi atas bekerjasama dengan Polda Metro Jaya. Pelaku diamankan di salah satu terminal bus yang ada di Ibukota Jakarta pada Sabtu (15/6/2019).

Tersangka yang di tangkap pada sekitar pukul 03.00 WIB di Teriminal Kali Deres, Jakarta, sempat mau kabur. Namun, akhirnya pelaku berhasil dibekuk dan kini sudah dibawa kembali ke Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku adalah aksi nekatnya menghabisi nyawa mantan istrinya itu dikarenakan cemburu dengan sang mantan istri yang telah menikah lagi. Bahkan, saat itu pelaku yang diminta korban ke rumah untuk meminta motornya yang dibawa korban pergi.

Aksi pelaku membunuh korbannya dengan memukul kepala bagi belakang korban menggunakan batu gilingan yang ada di dalam rumah tersebut. Sebelum melakukan aksinya sempat terjadi keributan antara keduanya di dalam rumah itu.

Setelah memukul korban, pelaku kemudian menutup mulut korban dengan lakban serta menutup muka korban dengan bantal. Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian meninggalkan korban dan pergi ke rumah salah satu keluarga di Jakarta dan untuk bersembunyi di sana.

Dalam kasus ini, barang bukti yang diamankan polisi ada dua unit telepon genggam, masing-masing satu cincin dan kalung emas milik korban, satu dompet warna coklat milik korban, tas tangan korban dan satu lembar SIM atas nama korban. Atas perbuatannya, tersangka Edi Widodo alias Tompel dikenakan pasal 365 KUHP dan atau pasal 338 KUHP. (*)

KOMENTAR
Show More
Close