Hukum

Polisi Amankan 1.000 Detonator dari Penumpang Kapal di Sulsel

PAREPARE, SENAYANPOST.com – Polisi mengamankan ribuan detonator atau alat picu peledak dari seorang penumpang kapal di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulsel. Detonator itu dibawa penumpang dari Nunukan, Kaltara.

“Iya, benar. Kami amankan saat pemeriksaan rutin terhadap badan dan barang penumpang, gerak-geriknya mencurigakan. Pas dia diperiksa, kami temukan ribuan detonator dalam barang bawaannya. Sudah kami serahkan ke Satreskrim untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) dikutip dari detikcom, Jumat (29/3/2019).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Abdul Haris Nicolaus saat dimintai konfirmasi terpisah menjelaskan detonator yang diamankan berjumlah 10 dus. Dalam 1 dus terdapat 100 detonator.

“Satu dus berisi 100 biji , jadi totalnya 1.000 biji detonator,” terang Abdul.

Dia mengatakan polisi masih memburu pemesan barang berbahaya ini. Detonator ini sudah dibawa ke polres untuk dilakukan pengembangan lanjutan.

“Identitas yang bawa belum bisa kami publish. Dia beserta barang bukti masih dibawa oleh anggota di lapangan untuk pengembangan,” ungkap Abdul.

Abdul menyebut, bahwa seribu detonator yang diamankan ini ternyata milik pasutri penumpang kapal KM Thalia. Petugas berhasil menangkap suami berinisial AR (27), sedangkan istrinya berinisial IC berhasil kabur.

“Pelaku inisial AR (27) merupakan warga Parepare, sementara istrinya inisial IC berhasil kabur dan masih kami buru,” jelas Abdul.

Penyelundupan detonator bukan pertama kalinya dilakukan lewat Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare. Beberapa kali Polsek KPN berhasil menggagalkan Penyelundupan barang-barang sejenis. Umumnya detonator ini digunakan untuk menjadi alat picu ledak bom ikan, tapi ada juga yang memanfaatkan untuk tindak kejahatan yang lain. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close