Kriminal

Polda Jatim Bekuk Pengedar Sabu Bersenjata Senpi

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Jajaran Polda Jawa Timur membekuk dua orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Salah satu yang dibekuk pertama bernama Sipudin (38) di Desa Dasok, Kabupaten Pamekasan dan mengamankan dua pucuk senjata api.

“Kita amankan paket sabu seberat 14,80 gram beserta bungkusnya,” kata Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Sentosa Ginting Manik didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (29/4/2019).

Selain narkotika jenis sabu, lanjutnya, polisi juga amankan dua pucuk senjata api. Yakni satu pucuk senpi jenis FN dengan amunisi 12 butir, dan Revolver kecil dengan amunisi ciz 18 butir. Polisi juga turut mengamankan uang tunai pecahan lima puluh ribu sebesar Rp1.950.000.

Dikatakan, penangkapan tersangka dilakukan pada Sabtu (27/4/2019) sekira pukul 21.00 WIB di rumah tersangka di Pamekasan.

Personel Resnarkoba Polda Jatim melakukan penggerebekan terhadap Sipudin di dalam rumah karena diduga keras telah melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu. “Pada saat dilakukan penggeledahan badan ditemukan barang bukti sabu dan dua pucuk senjata api. Selanjutnya, petugas membawa tersangka dan barang buktinya untuk dilakukan pemeriksaan di Ditresnarkoba Polda Jatim,” ujarnya.

Pengedar lainnya yang dibekuk yakni tersangka Solihin. Penangkapan dilaksanakan di area parkir hotel New Ramayana, Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.

Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Sentosa Ginting Manik menjelaskan pihaknya mendapat informasi pada hari Sabtu tanggal 27 April 2019 sekira pukul 19.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap tersangka Solihin (44), warga Desa Tamberu Barat Kecamatan Sokobana, Kabupaten Sampang. Pelaku ditangkap di area parkir hotel New Ramayana Pamekasan yang diduga keras telah melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu.

Pada saat dilakukan penggeledahan badan atau pakaian ditemukan barang bukti sabu.

Selanjutnya Petugas membawa tersangka dan barang buktinya ke kantor Ditresnarkoba Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat diperiksa, tersangka Solihin mengaku menjalankan bisnis ini karena tak memiliki pekerjaan. “Butuh Pekerjaan ya terpaksa jualan sabu,” terangnya.

Sedangkan barang bukti yang disita 1 (satu) bungkus plastik berisi 1 poket shabu seberat 11.26 gram, 2 buah HP, uang tunai sebesar Rp. 500.000 dan 1 helai sarung warna hijau motif kembang. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close