Kriminal

Polda DIY Ringkus Komplotan Penipu Berkedok Perekrutan Gojek

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Tim Reserse Kriminal Khusus Polda DIY. meringkus komplotan penipu berkedok perekrutan pengemudi Gojek di Yogyakarta, Tiga orang tersebut terdiri atas dua warga Jakarta dan seorang warga Bantul (DIY).

Ketiganya, masing-masing , Ta, 40 tahun warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, MA, 35 tahun warga Cakung Jakarta Timur dan AS, 22 tahun warga Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini dilaporkan oleh Galang Kharisma, 20 tahun, mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Kombes Pol Y Toni Surya Putra, didampingi Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, Selasa (10/12/2019) menjelaskan ketiganya secara bersama-sama melakukan perekrutan membuka lowongan pekerjaan sebagai driver gojek.

“Ta berperan sebagai karyawan PT Gojek Jakarta dan membuat SMS palsu melalui aplikasi FAKE SMS yang seolah-oleh SMS itu benar dari Gojek Jakarta,” katanya.

Sedangkan AS, berperan mencari orag yang akan mendaftar sebagai driver Gojek dan MA-lah yang mengatur jalannya perekrutan tersebut.

Tercatat 48 orang yang kemudian mendaftar. Mereka yang mendaftar, diminai uang sebesar Rp1.800.000 per orang dan kemudian diberikan nomor WA.

Namun, ternyata setelah beberapa waktu, mereka yang sudah mendaftar dan membayar itu tetap tidak dapat membuka aplikasi Gojek sebagai driver.

“Akhirnya salah satu korbannya, bernama Galang Kusuma menanyakan ke Kantor Gojek Yogyakarta,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum.

Galang yang mendapat jawaban, jika tidak ada rekrutmen dengan pola semacam itu akhirnya diantar petugas Gojek melapor ke polisi.

“Melalui menyelidikan yang kami lakukan akhirnya, kami dapat membekuk tiga orang tersebut,” katanya.

Polisi kemudian menetapkan ketiganya sebagai tersangka dan diancam dengan pasal 51 ayat 1 jo. pasal 35 UU.19/2016 tentang P{erubahan UU no.11/ 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp12 miliar.

“Ketiganya ditahan di Polda DIY,” ujarnya. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close