Kriminal

Polda DIY Bongkar Penyedia Pil Trihex untuk Pemasaran DIY

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menyita 408 botol kemasan pil Trihexypenidyl atau yang sering disebut dengan Trihex. Tiap botol yang berisi dijual dengan harga ke pengedar lingkar pertama dengan harga Rp1 juta per botol dan dari pengedar lingkar pertama biasanya dijual ke pengedar lingkar ke dua dengan harga Rp1.800 per botol.

Direktur Reserse Narkoba Polda DIY Kombes Wisnu Widarto didampingi Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan, penangkapan bandar besar pemasok pil ‘sapi’ ini bermula dari penyelidikan panjang yang kemudian mengarah ke RF. “RF kami tangkap pada hariu Selasa malam di Jalan Umbulharjo Yogyakarta,” kata Wisnu.

Dari penangkapan itu polisi menemukan tiga botol pil Trihex yang masing-masing berisi 1.000 tablet. Tim Opsnal Ditresnarkoba, ujarnya kemudian mendapati nama lain, FH. Dalam penggeledahan terhadap FH, polisi mendapatkan 408 botol pil Trihex yang masing-masing berisi 1.000 tablet, serta 34 plastik yang masing-masing berisi 1.000 tablet pil yang diduga juga Trihex. Polisi juga mendapati uang tunai sebesar Rp3 juta yang diduga hasil transaksi pil tersebut.

Disebutkan, pil yang diproduksi oleh PT Yarindo Farmatama, Serang,Banten ini sebenarnya sudah ditarik dari peredaran atau izin edarnya dicabut pada 2015 lalu. Disebutkan pil dengan label generik itu, tercantum HET (harga eceran tertinggi) Rp57.000 per botol.

“Polisi mengenakan pasal 196 Undang Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun dan atau denda paling tinggi Rp1 miliar,” katanya. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close