Internasional

PM Baru Australia Bakal Kunjungi Indonesia

CANBERRA, SENAYANPOST.com – Perdana Menteri (PM) baru Australia, Scott Morrison berencana mengunjungi Indonesia dalam lawatan luar negeri pertamanya kurang dari sepekan setelah ia dilantik.

Perjalanan perdana Scott Morrison sebagai Perdana Menteri Australia ke-30 ini menurut rencana akan digunakan untuk mengumumkan kalau Australia dan Indonesia sudah berada di ambang penandatanganan perjanjian perdagangan bebas.

Belum ada rincian yang diumumkan mengenai ruang lingkup perjanjian tersebut.

Para pejabat kedua negara telah menyelesaikan kebuntuan atas perjanjian perdagangan bebas selama negosiasi baru-baru ini di Melbourne.
Negosiasi itu telah membuka jalan bagi kesepakatan untuk ditandatangani pada bulan September atau Oktober tahun ini.

Kunjungan ke Indonesia sejatinya direncanakan pendahulu Morisson, Malcolm Turnbull. Namun, gejolak kepemimpinan di Canberra yang membuat Turnbull lengser sebagai PM Australia, rencana kunjungan menjadi kacau.

Para pejabat Canberra semula memperkirakan bahwa Morrison tidak mungkin mengunjungi Indonesia dalam waktu cepat setelah dia menjabat sebagai PM Australia. Namun, pemimpin baru Canberra itu siap menyambangi Jakarta karena khawatir penundaan pengumuman untuk perjanjian pedagangan bebas dapat memperburuk hubungan dengan Pemerintah Presiden Joko Widodo.

Mengutip laporan ABC News, Senin (27/8/2018), Perdana Menteri baru itu akan lawatan ke Jakarta pada hari Kamis nanti.

Australia dan Indonesia semula berharap akan mencapai kesepakatan perdagangan bebas sebelum akhir tahun lalu. Namun, rencana penandatanganan kesepakatan itu ditunda.

Penundaan lebih lanjut akan menyebabkan kecemasan di Jakarta. Mata uang Rupiah bisa terancam jatuh. Pemerintah Indonesia berharap pengumuman akan membantu meningkatkan mata uangnya di pasar internasional.

Sedangkan Australia berharap kesepakatan itu akan memperkuat hubungan strategis antara Canberra dan Jakarta, serta dapat meningkatkan hubungan ekonomi.

Belum jelas konsesi apa yang dibuat oleh kedua belah pihak, atau apa ruang lingkup perjanjiannya. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close