Energi & Tambang

PLN Lakukan Penebangan Pohon di Sumatra dan Kalimantan, Antisipasi Gangguan Listrik

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sebagai langkah antisipasi keamanan pasokan di masa Lebaran, PT PLN (Persero) mengaku telah melakukan penebangan pohon yang dapat mengganggu jaringan transmisi dan distribusi listrik di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Berdasarkan data Posko Nasional Sektor ESDM Idulfitri 1441 H subsektor Ketenagalistrikan tanggal 23 Mei 2020, kondisi kelistrikan di Sumatera dalam kondisi aman. Hanya saja sistem Bangka Belitung tercatat berstatus siaga pada periode beban puncak malam tanggal 16, 18, 19 dan 20 Mei.

Sementara itu, kondisi kelistrikan di Kalimantan pada periode 17 – 22 Mei 2020 secara umum terpantau dalam kondisi aman.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kondisi alam menjadi faktor gangguan di sejumlah sistem kelistrikan Sumatera dan Kalimantan. Pemiliharaan jaringan seperti penebangan pohon menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi adanya gangguan pasokan.

Selain itu, pihaknya juga mengaku fokus menjaga transmisi dan pembangkit agar nantinya tidak menimbulkan gangguan yang luas.

“Ada kejadian tahun lalu saat malam takbiran ditemukan tower listrik dipotong dan menyebabkan padam di sejumlah daerah. Untuk mengantisipasinya, tahun ini kita siapkan tower emergency agar jika terjadi kejadian serupa dapat segera dilakukan recovery,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Minggu (24/5/2020).

Adapun beberapa kejadian khusus yang dilaporkan oleh posko Idul Fitri di Sumatera antara lain banjir bandang di Takengon, Aceh Tengah, gangguan penyulang oleh layang-layang dan pohon tumbang, serta kejadian angin puting beliung.

Menurutnya, kejadian-kejadian khusus tersebut telah mendapatkan penanganan. Pasokan listrik dipastikan normal.

Sementara itu, di Kalimantan terdapat kejadian khusus yang dilaporkan Posko, yaitu terjadinya gangguan karena bencana alam dan gangguan pembangkit listrik.

Wiluyo mengatakan bahwa penormalan terus dilakukan secara bertahap sehingga kondisi kelistrikan yang terdampak berangsur pulih.

“Terkait kesiapan kelistrikan di Sumatera dan Kalimantan, kami menyiagakan sekitar 2.000 personil siaga di Sumatera dan Kalimantan serta peralatan untuk menunjang siaga listrik Idul Fitri,” sebutnya.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Hendra Iswahyudi mengarapkan PLN tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan saat perayaan Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, layanan kelistrikan kepada seluruh masyarakat harus menjadi prioritas, salah satunya di daerah perbatasan negara.

“Kami juga meminta PLN untuk memperhatikan kondisi kelistrikan di Kalimantan, khususnya terkait dengan perbatasan negara,” katanya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close