BUMN

PLN Hadapi Lima Tantangan Proses Bisnis

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com —  Dalam menghadapi era VUCA  ((Volatility, Uncertainity, Complexity Ambiguity)  saat ini, PLN sedang menghadapi setidaknya lima tantangan proses bisnis, baik internal maupun eksternal.

Tantangan tersebut, kata Direktur Human Capital Management, Muhammad Ali,  mulai dari mencakup munculnya energi baru dan terbarukan (EBT) dalam skala besar yang mengubah pola pengoperasian dan kestabilan sistem ketenagalistrikan, amanat public service obligation dan tuntutan negara untuk menekan biaya subsidi dan melakukan efisiensi.

Hal lainnya, katanya, terkait dengan penyelesaian program pembangunan infrastruktur 35.000 MW yang sering terkendala permasalahan non-teknis, terbitnya regulasi terkait mobil listrik yang menuntut PLN segera menyiapkan infrastruktur pendukungnya, serta kebijakan pemerintah untuk tidak menaikkan TDL pada semua golongan hingga 2019.

“Menjawab tuntutan ini PLN segera beradaptasi, salah satunya adalah dengan menyediakan SPKLU yang bekerjasama dengan 20 perusahaan, perbankan, juga pusat perbelanjaan,” ujarnya.

SPKLU adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum.

Melalui PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan, diharapkan muncul masukan-masukan terbaik kepada BOD yang dapat dipertanggung-jawabkan secara scientific serta membuka jendela informasi tentang Gain, Risk dan Mitigasinya di masa depan.

Dengan demikian, katanya, PLN mampu mengelola bisnis kelistrikannya dan menatap arah ke depan dengan penuh keyakinan dan optimisme yang tinggi di tengah berbagai tantangan VUCA yang ada, sehingga pada akhirnya akan memberikan kontribusi positif dalam mendorong kemajuan ekonomi nasional. (AS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close