Pilpres AS 2020, Lebih dari 1.200 Orang Ajukan Diri sebagai Calon Independen

Pilpres AS 2020, Lebih dari 1.200 Orang Ajukan Diri sebagai Calon Independen
Lambang Kepresidenan Amerika Serikat (POTUS) (foto inews.id)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pada November mendatang, Donald Trump dan Joe Biden bertarung dalam Pilpres AS 2020. Tetapi fakta lainya terdapat lebih dari 1.200 calon independen yang pernah mendaftar sebagai calon presiden AS.

Trump merupakan calon petahan dari Partai Republik tengah berjuang kembali menduduki jabatan Presiden Amerika Serikat untuk periode kedua. Pria 74 tahun kini tercatat sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat.

Sedangkan Biden yang merupakan calon presiden dari Partai Demokrat pernah menjabat posisi wakil presiden di masa pemerintahan Barack Obama.

Keduanya telah menjalani debat pertama capres pada September lalu. Hasil jajak pendapat pascadebat untuk sementara mengunggulkan Biden atas Trump.

Sepanjang 230 tahun sejarah pemilihan presiden Amerika Serikat, hanya George Washington yang pernah terpilih sebagai orang nomor satu AS dari jalur independen.

Puncak Perayaan HUT ke 56 Provinsi Sulawesi Utara

Menganut asas demokrasi, Amerika Serikat memberikan kebebasan kepada warganya untuk mencalonkan diri sebagai presiden melalui jalur independen.

Dikutip dari BBC, Minggu (11/10/2020), sampai tanggal 9 Oktober kemarin tercatat 1.216 kandidat dengan berbagai tingkat keseriusan telah mengajukan persyaratan ke Komisi Pemilihan Presiden sebagai capres mandiri.

Masing-masing calon independen memiliki sikap serta ide yang mereka ingin wujudkan melalui jalur independen.

Jade Simmons, seorang calon presiden AS dari jalur independen, mengatakan tujuannya adalah untuk menciptakan akses yang sama melalui reformasi ekonomi, pendidikan, peradilan pidana.

Jade Simmons, salah satu kandidat independen Pilpres AS 2020. (foto: BBC)
Jade Simmons, salah satu kandidat independen Pilpres AS 2020. (foto: BBC)

Selain itu, menurutnya calon independen bisa memberikan warna baru dalam sejarah kampanye presiden AS dengan biaya paling murah.

"Kami pikir sangat menjijikan bahwa sekarang menghabiskan hampir satu miliar dolar AS untuk mencalonkan diri sebagai presiden, dengan kualifikasinya adalah harus berumur minimal 35 tahun, penduduk kelahiran AS, dan telah tinggal di sini selama 14 tahun," kata Simmons.

"Kami lebih suka menghabiskan uang itu untuk membantu orang," lanjutnya.

Brock Pierce, mantan aktor cilik yang pernah berperan sebagai putera presiden di film komedi First Kid tahun 1996, mengungkap alasannya kenapa terdorong ingin mencalonkan diri sebagai presien. Pengusaha teknologi itu mengaku prihatin dengan kondisi negaranya.

Calon presiden independen dalam Pilpres AS 2020, Brock Pierce. (foto: BBC)
Calon presiden independen dalam Pilpres AS 2020, Brock Pierce. (foto: BBC)

"Saya pikir kita kurang memiliki visa yang nyata untuk masa depan. Dunia seperti apa yang ingin kita tinggali di tahun 2030? Apa rencananya? Kemana kita mencoba pergi, Anda tahu?," kata Brock.

"Dan saya melihat sebagian besar hanya banyak lumpur yang dilemparkan, tidak banyak orang yang mengemukakan ide-ide yang mengubah permainan. Itu semakin menakutkan. Dan saya memiliki pandangan tentang apa yang harus dilakukan," lanjutnya.

Saat ditanya apa prioritas bagi Amerika Serikat untuk tahun kedepan, dia menyarankan agar negara berhenti mengejar "pertumbuhan demi pertumbuhna", dan mengukurnya keberhasilan dengan seberapa baik kehidupan, kebebasan, dan mengejar kebahagiaan.