Politik

Pilgub Jabar: Survei Indikator Sebut Emil-Uu 40,9%, Demiz-Demul 35,6%

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas 4 pasangan calon di Pilgub Jabar.

Hasilnya, elektabilitaspasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 40,9 persen dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 35,6 persen.

Sedangkan, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu berada di peringkat ketiga dengan 5,3 persen, dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan berada di posisi terakhir dengan 2,7 persen. Sebanyak 15,4 persen menjawab tidak tahu atau tidak jawab.

Dalam survei tersebut, Indikator Politik mencatat adanya kenaikan tren elektabilitas dari Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

Pada September 2017, elektabilitas Emil-Uu mencapai 36,5 persen kemudian naik menjadi 40,9 persen di Maret-Mei 2018.

Elektabilitas Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mencapai 24,3 persen pada September 2017 lalu naik menjadi 35,6 persen di Maret-Mei 2018.

Direktur Eksekutif Indikator,Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan popularitas Deddy Mizwar lebih tinggi dari Ridwn Kamil. Namun, meski lebih populer, elektabilitas Emil-Uu tetap lebih tinggi.

“Deddy Mizwar memang lebih populer tapi tak terlalu jauh. Meski populer tapi afeksi lebih positif dibanding Deddy Mizwar,” jelas Burhanuddin di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Sementara itu, pasangan yang diusung PDIP, TB Haasanuddin-Anton Charliyan berada di posisi buncit karena faktor internal.

“Ikatan pemilih dengan parpol itu terlalu rendah. Ini yang kemudian menjelaskan meski TB Hasanuddin didukung partai besar tapi kurang terlihat kompetitif,” katanya.

“Efek figur lebih menentukan. RK didukung partai menengah. Tapi elektabilitasnya mengalahkan Sudrajat yang didukung Gerindra atau TB Hasanuddin yang didukung PDIP,” lanjutnya.

Survei digelar dari bulan Maret hingga Mei 2018 dengan responden sebanyak 800 orang. Margin of error, +/- 3,5 persen dengan metode wawancara langsung.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close