Petarung UFC Pingsan Saat Timbang Badan

Petarung UFC Pingsan Saat Timbang Badan
Yahoo Sport Australia

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Petarung kelas bantam putri UFC Julija Stoliarenko gagal berduel dengan Julia Avila di UFC Vegas 22 di las Vegas, Ahad (21/3/2021) waktu Indonesia, lantaran dua kali pingsan saat timbang badan.

Para petarung yang akan bertarung pada UFC Vegas 22 melakoni timbang badan pada Jumat (19/3) waktu setempat.

Awalnya tidak ada yang aneh dalam timbang badan Stoliarenko. Akan tetapi, beberapa saat kemudian, tubuh petarung asal Lithuania itu terlihat sempoyongan.

Dari alat timbang badan itu Stoliarenko mulai terhuyung ke belakang, turun dari alat timbang badan, hingga akhirnya terjatuh lalu terduduk bersandar pada banner.

Dikutip dari Daily Mail, petugas keamanan UFC Steve Read sempat menanyakan posisi dokter.

"Di mana dokternya?" ujar Read.

Meski seperti ada yang tidak beres, namun Stoliarenko merasa baik-baik saja saat masih terduduk di panggung timbang badan.

Usai pulih sebentar setelah duduk di kursi, Stoliarenko kembali melangkah ke alat timbang badan. Kali ini Stoliarenko mendapat penjagaan dari petugas keamanan UFC guna mencapai batas ideal di kelas bantam, 135,5 pound atau 61,46 kilogram.

Hanya saja, saat turun dari alat timbang badan, Stoliarenko kembali pingsan dan langsung dikeluarkan dari venue. Duel melawan Avila pun terpaksa dibatalkan UFC.

Stoliarenko menjelaskan, penyebab dua kali pingsan saat timbang badan tersebut karena penurunan berat badan yang terlalu cepat, yaitu empat jam sebelu jadwal penimbangan.

"Masalahnya bukan pada penurunan berat badan saya. Itu sebenarnya salah satu penurunan berat badan termudah dalam karier saya. Berat badan turun terlalu cepat," ujar Stoliarenko di Instagram.

"Masalah utamanya menurut saya adalah, berat badan saya berkurang terlalu dini. Pada dasarnya, [saat] timbang badan pada jam 9 pagi, berat saya sudah naik pada jam 5 pagi. Itu terlalu lama untuk timbang badan," ucap Stoliarenko menambahkan.

Dalam pandangan Stoliarenko, seorang petarung tidak bisa terlalu lama dalam posisi mengurangi berat badan karena berakibat dehidrasi.

"Seperti yang diketahui semua orang, ketika Anda menurunkan berat badan, Anda tidak bisa berada di beban ini terlalu lama, karena dehidrasi Anda sudah mencapai batas. Itu adalah masalah mengapa itu semua terjadi," kata Stoliarenko.

Petarung 27 tahun itu pun mengaku sangat kecewa dengan pembatalan pertarungan tersebut, karena dia sudah sangat siap berduel dengan Avila.