Lintas Daerah

Petani di Purwakarta Didorong Terapkan Sistem Korporasi

PURWAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Rachlan Suherlan mengungkapkan, para petani yang masih menggunakan pola tata niaga dengan konsep manual didorong untuk menerapkan sistem korporasi dalam usaha pertanian agar produk pertanian bisa mensejahterakan mereka.

“Baru 22,27 persen dari 771 Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) yang sudah melakukan korporasi,” kata Agus Rachlan Suherlan, di Purwakarta, Senin (11/3/2019).

Ia menargetkan, pihaknya mampu mendorong seluruh petani di Purwakarta bisa menerapkan konsep korporasi.

Selama ini, tambahnya, pemerintah tidak hanya berupaya untuk menggenjot kuantitas maupun kualitas produk pertanian. Tapi juga berupaya agar sektor pertanian mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Ia menyatakan akan terus memberikan edukasi kepada petani untuk bersedia terjun langsung dalam dunia korporasi pertanian. Sebab, dengan berkorporasi petani bisa melakukan tata niaga menjadi lebih baik lagi. Dengan begitu, hasilnya juga akan lebih menjanjikan.

“Jika hasil pertanian ini dikelola dengan pola korporasi, dipastikan bisa meminimalisasi anjloknya harga saat panen raya,” katanya.

Agus memastikan jika dikelola dengan pola korporasi, potensi peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian akan jauh lebih baik.

“Melalui pola korporasi, petani bisa menguasasi tata niaga dari hulu ke hilir, dan kesejahteraan petani akan meningkat lagi,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close