Metropolitan

Pesta Rakyat di Monas Ricuh, Pengunjung Jatuh Pingsan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Gelaran Pesta Rakyat ‘Untukmu Indonesia’, yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (28/4/2018, berlangsung ricuh. Para pengunjung berjubel dan berdesak-desakan sehingga banyak yang tak sadarkan diri.

Gelaran yang diusung Forum Untukmu Indonesia itu sudah mulai ramai sejak pagi. Sekitar pukul 10:00 WIB pengunjung makin tumpah ruah.

Pintu masuk Monas, di patung kuda yang awalnya dibuka, lalu tiba-tiba ditutup karena warga yang berjubel. Sebagai gantinya, pintu berukuran kecil dibuka dan membuat warga makin berdesakan.

Suara ibu-ibu terdengar berteriak. Sekitar sepuluh menitan, ada yang tak sadarkan diri dan jatuh pingsan, lalu pintu besar kembali dibuka.

Suasana berdesakan juga kembali tampak saat pembagian sembako gratis. Warga yang ingin mendapatkan sembako menukarkan kupon yang sudah mereka terima sebelumnya untuk ditukarkan pada panitia.

Pembagian sembako gratis atau cuma-cuma hanya satu dari rangkaian acara yang menarik minat warga berbondong-bondong datang ke Monas. Selain itu, ada juga pembagian roti, sunatan massal, makeover, dan refleksi serta lainnya. Semua dapat diperoleh gratis.

Gelaran Pesta Rakyat ‘Untukmu Indonesia’ menyebar luas berkat selebaran yang memuat rangkaian acaranya. Disebutkan gelaran tersebut diselenggarakan dalam rangka Pesta Rakyat, Hari Tari Nasional dan Memecahkan Rekor MURI untuk Kirab Merah Putih Terpanjang. Acara tersebut disebutkan mendapat dukungan Enjoy Jakarta oleh DInas pariwisata, Pemkot DKI Jakarta dan DInas Pendidikan DKI Jakarta.

Agenda acaranya sendiri di antaranya tarian massal, karnaval budaya, rekor merah putih, pesta rakyat, pengobatan gratis, sunatan, potong rambut, refleksologi, makeover, pertunjukan di lima panggung dalam area Monas, pasar murah, sembako gratis, makanan gratis dan transportasi gratis.

Di selebaran pengumuman acara yang menyebar lewat pesan singkat itu juga mencantumkan agar pengunjung dilarang keras menggunakan baju partai apa pun atau baju yang bergambar politik dari pihak mana pun. Warga juga tidak perlu menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga.

Selebaran tersebut tidak mencantumkan nama panitia penyelenggara. Ditemui terpisah, seorang panitia yang enggan disebutkan namanya menyebut jumlah pengunjung pingsan mencapai 10 orang.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close