Lintas Daerah

Pesantren Harus Terintegrasi dengan Usaha Perekonomian

BENGKULU, SENAYANPOST.com – Guna meningkatkan keterampilan santri dan menjadi individu yang mandiri serta kreatif, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengajak lembaga pendidikan seperti pesantren dapat terintegrasi langsung dengan usaha perekonomian.

“Sebelum lulus, santri sudah punya keterampilan dan nantinya mampu jadi pebisnis yang mandiri,” kata Rohidin Mersyah, di Bengkulu, Selasa (1/5/2018).

Karenanya, menurut dia, pesantren ke depannya dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya. Para lulusannya bakal mampu bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Rohidin juga mengapresiasi Pesantren Roudlotur Rosmani Bengkulu yang telah mengintegrasikan lembaga pendidikannya dengan peternakan sapi, budidaya perikanan, dan pertanian palawija.

Sementara, pemilik pondok pesantren Roudlotur Rosmani, Benny Suharto menyebutkan integrasi lembaga pendidikan dengan usaha ekonomi ini diharapkan menghasilkan lulusan yang kreatif dan mengurangi tingkat pengangguran.

Bahkan, kata Benny, para santri yang menimba pengetahuan di sana tidak dipungut biaya, malah mereka mendapatkan akses peternakan skala besar, termasuk sektor pertanian palawija atau buah-buahan.

“Kita ajarkan ilmunya, kita sediakan lahannya, dan membiarkan mereka meningkatkan kreativitas. Santri yang kita terima lebih pada anak yatim piatu yang benar-benar membutuhkan sokongan,” ujarnya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close