Lintas Daerah

Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi Alami Pelambatan

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Analisa tim BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembanan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta menunjukkan jika pada 29 Desember lalu, kubah lava Gunung Merapi mencapai 329.000 meter kubik, dalam sepekan berikutnya, Kamis (6/12/2018) telah berkembang menjadi 344.000 meter kubik.

Kepala Seksi Metode dan Teknologi BPPTKG Yogyakarta, Kusdaryanto di Yogyakarta, Sabtu (8/12/2018) mengatakan, hal itu menunjukkan pertumbuhan rata-rata kubah lava turun dari 2.500 meter kubik per hari pada pekan lalu, menjadi rata-rata 2.200 meter kubik per hari.

“Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah yakni di bawah 20.000 meter kubik per hari,” jelasnya.

Kegempaan Gunung Merapi selama sepekan terakhir tercatat 35 kali gempa Hembusan (DG), 1 kali gempa Vulkanik Dalam (VTA), 4 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 13 kali gempa Fase Banyak (MP), 228 kali gempa Guguran (RF), 23 kali gempa Low Frekuensi (LF) dan 11 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dari minggu sebelumnya.

“Juga terjadi hujan, yang terpantau di Pos Pengamatan Gunung Merapi. Curah hujan tertinggi 25 milimeter per jam selama 85 menit namun tidak menyebabkan terjadinya lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di puncak Merapi,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close