Energi & Tambang

Pertamina Harus Lebih Efisien dan Gunakan Produk Dalam Negeri

JAKARTA (SenayanPost.com) –   PT Pertamina (Persero) memiliki laporan keuangan yang cukup baik. Hutang jangka pendek yang hampir 5 miliar dolar AS pada 2014, kini hanya tinggal 0,44 miliar dolar. Net cash (arus kas) nya dari 3,1 miliar dolar sekarang sekarang 5,4 miliar dolar AS.
“Meski banyak nilai positifnya, saya minta Dirut Pertamina agak bisa lebih efisien lagi dengan menggunakan lebih banyak produk dalam negeri,” kata Plt Menteri ESDM Luhut Pandjaitan, pada Penganugerahan Penghargaan Keselamatan Migas, di Nusa Dua, Bali (24/8/2016) malam.
Ia menambahkan, Pertamina masih banyak TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang belum dipakai.
“Lebih baik lagi kalau di hulu menggunakan pipa buatan dalam negeri. Kini saya ada disini (Kementerian ESDM), akan saya awasi,” katanya.
Menurutnya penggunaan produk-produk dalam negeri banyak manfaatnya untuk negara seperti membuka lapangan kerja, ada nilai tambah seperti pajak.
Jika kulitas produk dalam negeri ada kurang-kurang sedikit, menurutnya itu akan bertambah baik dengan berjalannya waktu.
“Saya memahami Pertamina dan (perusahaan-peruhaan) migas punya standar yang tinggi. Saat ini PN Gas masih banyak impor, sekarang harus dikurangi. saya kan pantau ini. Pabrik pipa di Indonesia ada empat sekarang ini, mereka semua underutilized.” kata Menteri Luhut. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close