Bisnis

Pertahankan Bagasi Gratis, AirAsia Kejatuhan ‘Durian Runtuh’

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Maskapai PT Indonesia AirAsia mengaku penjualan tiket pesawat awal tahun ini melesat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan penjualan tiket ini karena perusahaan masih menerapkan bagasi gratis untuk barang bawaan 15 kilogram (kg) bagi penerbangan domestik.

Selama ini AirAsia tidak mengubah kebijakan mengenai tarif bagasi yang sudah berjalan sejak perusahaan berdiri.

Padahal, maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) lainnya sudah menerapkan bagasi berbayar, seperti Lion Air dan Wings Air. Sementara, Citilink Indonesia masih dalam proses sosialisasi.

“Memang terus terang kami kejatuhan ‘durian runtuh’, rezeki jadi banyak karena bagasi berbayar. Mendadak penumpang senang sama kami, ya bagasi kami masih gratis. Kami syukuri saja,” papar Direktur Utama AirAsia Dendy Kurniawan, Senin (4/3/2019).

Ia enggan merinci berapa penambahan jumlah penumpang sejak Januari hingga Februari 2019. Namun, ia menyebut penjualan tiket pesawat domestik AirAsia tak menurun usai momen tahun baru 2018 saat permintaan tiket biasanya sedang tinggi (peak season).

“Penerbangan domestik kami memang tidak banyak, tapi kan tetap saja penambahannya lumayan,” terang Dendy.

Makanya, ia percaya diri bisa meraup laba bersih tahun ini. Namun, lagi-lagi Dendy tak mau membeberkan nominal pasti yang ditargetkan perusahaan.

Maskapai yang berada di bawah naungan PT Air Asia Indonesia Tbk (CMPP) ini tercatat merugi pada kuartal III 2018 sebesar Rp639,16 miliar. Angkanya kian membengkak dari posisi kuartal III 2017 yang hanya merugi Rp440,49 miliar.

“Kami masih optimis (laba tahun ini). Saya belum bisa rilis, tapi kalau lihat tren durian runtuh tadi ya bisa,” jelas Dendy. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close