Internasional

Perlu Waktu Sebulan dan 150 Orang untuk Hitung Barang Najib

KUALA LUMPUR, SENAYANPOST.com – Perlu tenaga ekstra untuk menghitung barang-barang mewah yang disita dari mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak. Polisi menyebut, setidaknya perlu waktu sebulan dan lebih dari 150 petugas untuk menghitung semuanya.

Dikutip dari Malay Mail dan Reuters, Rabu (27/6), Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Federal (CCID) pada Kepolisian Malaysia, Amar Singh, menyebutkan bahwa penghitungan dilakukan selama sebulan, mulai dari 21 Mei hingga 25 Juni.

Selain itu, sedikitnya ada delapan tim yang terdiri atas lebih dari 150 petugas dan pakar eksternal yang bekerja bersama untuk menghitung seluruh barang sitaan yang disebut ‘jumlahnya terlalu besar’ itu.

Penghitungan juga terpaksa dilakukan di sebuah lokasi yang dirahasiakan karena begitu banyaknya barang yang disita sehingga tidak memungkinkan dilakukan di lokasi, seperti prosedur yang berlaku.

Amar Singh mengumumkan, nilai total uang tunai dan barang mewah yang disita dari enam properti terkait Najib mencapai angka 910 juta-1,1 miliar Ringgit atau sekitar Rp3,1 triliun-Rp3,8 triliun. Amar menyebutnya sebagai penyitaan terbesar dalam sejarah Malaysia.

Jumlah total yang fantastis itu terdiri atas banyak uang tunai dari 26 mata uang berbeda, kemudian lebih dari 12 ribu buah perhiasan, lalu 423 jam tangan mewah dan 234 kacamata mahal serta 567 tas tangan dari 37 merek mewah ternama.

Amar bilang, polisi membutuhkan waktu 16 hari untuk menghitung 12 ribu buah perhiasan yang disita.

Sedangkan untuk menghitung uang tunai dari 26 mata uang berbeda itu diperlukan waktu tiga hari, dengan melibatkan enam mesin hitung dan 22 petugas dari Bank Sentral Malaysia untuk membantu penghitungan. Setelah dihitung, jumlah totalnya mencapai 116,7 juta Ringgit (Rp408 miliar).

Kemudian untuk menghitung 567 tas tangan bermerek itu diperlukan waktu 8 hari. Nilai total dari tas-tas tangan itu belum selesai dihitung karena diperlukan pakar khusus untuk memeriksa keaslian tas-tas itu. Nilai dari tas itu tergantung pada keasliannya.

Sejauh ini yang sudah tercatat adalah tas tangan merek Hermes, Prada, Chanel dan satu tas merek Bijan yang tidak dikenal banyak orang.

“Ada lebih dari 37 merek (tas). Kami hanya bisa menaksir nilai tas-tas Hermes yang sejauh ini mencapai 51,3 juta Ringgit (Rp179 miliar). Tas-tas Bijan yang custom made, beberapa bernilai 1,6 juta Ringgit (Rp5,6 miliar),” kata Amar.

“Tas-tas lainnya akan membutuhkan lebih banyak waktu (untuk ditaksir) karena kita perlu lebih banyak pakar,” sambungnya.

Dari sekian banyak barang yang disita, yang nilainya paling tinggi datang dari tas-tas tangan bermerek.

“Tidak ada yang palsu, tapi ada beberapa yang KW sangat bagus, tapi masih mahal,” sebut Amar saat ditanya apakah semua tas tangan yang disita itu asli bermerek.

Selain uang, perhiasan dan tas tangan, barang mewah seperti jam tangan merek Paul Picot, Rolex dan Richard Mille dan kacamata mewah merek Versace, Gucci dan Cartier juga disita dari Najib. Penyitaan ini terkait penyelidikan skandal mega korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close