Nasional

Perlu Ada Pendidikan Etika Pancasila bagi Milenial

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komunitas Milenial Peduli Indonesia (Kompii) Dedy Mahendra, mengatakan, pendidikan terkait dengan etika Pancasila perlu diterapkan bagi milenial sebagai pedoman perilaku dalam menghadapi ancaman intoleransi yang kerap terjadi.

Etika Pancasila, lanjutnya, perlu untuk menghadapi potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan negara dari kelompok sektarian anti-Pancasila.

“Kita perlu mengejar keutamaan hidup berbangsa dengan mengembangkan cara berpikir dan cara bertindak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu percaya kepada Tuhan sesuai dengan agamanya masing-masing, menjadi manusia yang beradab, nasionalis atau menjaga persatuan bangsa, mengutamakan musyawarah mufakat, dan adil kepada sesama,” kata Dedy Mahendra, di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Oleh karena itu, Dedy mendorong agar setiap keluarga mendidik anak-anak mereka tentang etika atau cara hidup yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Bangsa Indonesia terdiri atas beragam suku bangsa dan bahasa sehingga interaksi dan dinamika kehidupan sosial perlu dilandasi dan dinapasi etika atau cara hidup Pancasila.

“Dengan etika Pancasila, kita sebagai warga akan bisa menerima mereka yang berbeda dengan kita. Dengan etika Pancasila, semua pekerja dalam profesi apa pun tidak akan merugikan orang lain karena di dalam Pancasila ada sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” kata Dedy.

Menurut dia, pendidikan etika Pancasila perlu dimulai dari keluarga dan secara formal di sekolah sejak sekolah dasar, bahkan taman kanak-kanak.

Hal itu, menurut Dedy, menjadi suatu kebutuhan yang mendesak, mengingat situasi negara Indonesia akhir-akhir ini yang berada dalam tantangan praktik intoleransi. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close