Lintas DaerahPeristiwa

Pergerakan Tanah di Nyalindung Sukabumi, 126 Rumah Rusak

SUKABUMI, SENAYANPOST.com – Bencana pergerakan tanah di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, terus meluas. Data terbaru yang diperoleh dari BPBD terdapat 126 rumah rusak, 90 rumah di antaranya tidak bisa ditempati lagi oleh warga.

Upaya penanganan dan masa transisi hingga saat ini masih dilakukan oleh pihak BPBD dan sejumlah relawan yang masih bertahan di lokasi. Mereka juga melakukan upaya-upaya komunikasi dengan warga yang memilih bertahan di rumah-rumah mereka agar mengungsi.

“Data masih bersifat sementara dan masih akan terus dilengkapi, hingga hari ini ada sebanyak 126 rumah dan 90 di antaranya rusak parah. Untuk detailnya nanti kita akan keluarkan data resminya,” kata Eka Widiaman, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Jumat (3/5/2019).

Dijelaskan Eka, ada 21 Kepala Keluarga (KK) yang masih memilih bertahan di rumah-rumah mereka kendati masuk ke dalam zona merah bahaya bencana pergerakan tanah.

“Kita lakukan sosialisasi dan komunikasi dengan warga yang bertahan di rumah mereka. Kita minta meninggalkan rumah dan mengamankan diri di posko-posko pengungsian, 21 KK yang bertahan itu berada di RT 001 dan 009,” lanjutnya.

Sementara itu informasi yang dihimpun, sejumlah pengungsi mulai terkena berbagai penyakit. Sopandi, petugas medis di posko kesehatan mengungkap warga mulai terkena gatal-gatal, hipertensi, sakit kepala dan pegal-pegal.

“Dari hari pertama pengungsian rata-rata ada sebanyak 40 orang setiap harinya yang mengeluh sakit dan mendapat penanganan medis dari tim kesehatan. Berbagai penyakit yang muncul di warga pengungsian diduga akibat kurangnya kebersihan pada air yang digunakan, dan juga kondisi pengungsian yang relatif berdebu,” kata Sopandi kepada wartawan.

Penggalangan Dana

Sejumlah organisasi sosial mulai melakukan penggalangan dana untuk korban bencana alam pergeseran tanah di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi.

Salahsatunya adalah Komunitas sosial Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) melakukan penggalangan dana dengan cara mengamen di titik-titik keramaian.

“Kalau total hingga hari ini sudah Rp 10 juta karena bertahap ya, Rp 4 juta sudah kita serahkan dalam bentuk logistik melalui BPBD Kabupaten Sukabumi. Untuk hari ini sudah terkumpul Rp 6 juta dari penggalangan donasi di pusat keramaian, kita ngamen dan Alhamdulillah bantuan terkumpul,” kata Kristiawan Saputra, koordinator relawan SKP kepada detikcom, Jumat (3/5/2019).

SKP membuka rekening untuk penggalangan dana di BNI 0821231231 atas nama Donasi Bencana Gunung Batu atau ke rekening donasi BRI 0092-01-011237-53-6 atas nama Sahabat Kristiawan Peduli.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close