Internasional

Perayaan Asyura di Irak, 31 Orang Tewas & Ratusan Luka

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Setidaknya 31 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya terluka usai berdesak-desakan di perayaan hari suci Syiah, Asyura, di Kota Karbala, Irak, Selasa (10/9/2019). Jumlah korban jiwa ini diperkirakan akan bertambah karena masih ada 10 orang yang kritis.

Awalnya, para peziarah yang mengenakan pakaian berwarna hitam terlihat berjalan berdesak-desakan menuju kuil utama yang letaknya sekitar 100 kilometer dari Baghdad. Mereka membawa bendera sembari berteriak, “kami mengorbankan diri kami untukmu, Hussein”.

Tiba-tiba, di tengah kepadatan tersebut, satu bentrokan terjadi dan menewaskan 31 orang orang dan melukai ratusan lainnya.

Dilansir AFP, ini adalah perayaan yang paling mematikan sepanjang sejarah di Irak. Ratusan ribu jemaah Syiah dari seluruh dunia berkumpul di Karbala untuk memperingati hari Asyura atau hari kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Hussein.

Mayoritas penduduk Irak adalah penganut paham Syiah. Namun, di bawah kepemimpinan Saddam Hussein –yang merupakan penganut Sunni,–hingga tahun 2003 saat ia digulingkan, peringatan Asyura sempat dilarang.

Saat ini, Asyura sudah menjadi hari libur nasional di Irak. Tak hanya itu, setiap tahunnya, di hari Asyura, banyak peziarah dari negara-negara lain yang datang, termasuk dari Iran, Pakistan, hingga India.

Selama perayaan, jalan-jalan di Irak akan ditutup. Para peziarah biasanya akan mengibarkan bendera hitam dengan tulisan ‘Hussein’ dan meraung keras serta menyanyikan lagu-lagu pujian.

Beberapa orang akan mencambuk punggung dan dada serta menyayat dahi mereka untuk menunjukkan rasa sedih. Begitu sampai di kuil suci, mereka akan membakar sebuah tenda yang melambangkan pembakaran kamp Hussein oleh pasukan Yazid.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close