Hukum

Perantara Suap Harun Masiku, Divonis 1 Tahun 8 Penjara

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Mantan calon anggota legislatif (caleg) yang juga kader PDIP, Saeful Bahri, divonis 1 tahun 8 bulan denda Rp150 juta subsider 4 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

“Menyatakan terdakwa Saeful Bahri telah terbukti secara sah yang meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut,” ujar Hakim Ketua Panji Surono di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Hakim menyatakan Saeful Bahri selaku kader PDIP terbukti menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu yang juga kader PDIP Agustiani Tio Fridelina.

Dalam putusannya majelis hakim juga mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan terhadap Saeful Bahri. Adapun hal yang memberatkan putusan Saeful Bahri dianggap tidak membantu program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sementara hal yang meringankan, Saeful Bahari dianggap berlaku sopan dalam persidangan, memiliki keluarga, dan belum pernah dihukum.

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum KPK. Saeful dituntut 2 tahun 6 bulan penjara denda Rp150 juta subsider 6 bulan kurungan oleh jaksa.

“Menyatakan terdakwa Saeful Bahri terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah, melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” ujar Jaksa KPK Takdir Suhan dalam tuntutannya pada Rabu 6 Mei 2020 lalu. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close